Showing posts with label pesawat terbang. Show all posts
Showing posts with label pesawat terbang. Show all posts

Pesawat Drone baru dimuat pada kapal induk AS untuk pengujian


Pesawat Drone baru X-47B dimuat pada kapal induk AS untuk pengujian
Drone sebuah pesawat eksperimental mirip kelelawar bersayap telah dikirim ke sebuah kapal induk angkatan laut AS untuk menjalani tes.

Angkatan laut mengatakan bahwa kapal induk Harry S. Truman mengambil pengiriman Drone dari Naval Air Station Patuxent River di Maryland, di mana pesawat itu telah menjalani tes.

Truman adalah kapal induk pertama yang melakukan operasi uji coba untuk pesawat tak berawak.

Drone tersebut bernama X-47B, dirancang untuk melakukan satu manuver penerbangan yang paling sulit: mendarat di geladak sebuah kapal induk. Yang lebih luar biasa adalah bahwa hal itu dilakukan tidak hanya tanpa pilot di kokpit, tetapi tanpa pilot sama sekali.

Dengan kemampuan tersebut, pesawat akan diterbangkan secara mandiri oleh komputer dalam pesawat, X-47B menandai pergeseran paradigma dalam peperangan.

Saat ini, pesawat tempur tanpa awak dikendalikan jarak jauh oleh pilot manusia. X-47B bisa melaksanakan misi tempur dikendalikan sepenuhnya oleh komputer. Seorang pilot membuat desain jalur penerbangan dan mengirimkannya dalam perjalanan, dan program komputer memandu itu dari kapal ke target dan kembali.

X-47B dirancang untuk terbang lebih jauh dan tinggal di udara lebih lama dari pesawat yang ada karena tidak tergantung pada daya tahan pilot manusia. Pilot tempur angkatan laut bisa menerbangkan misi selama 10 jam. Drone bisa terbang tiga kali lebih lama.

Dua pesawat X-47B dibangun berdasarkan kontrak senilai $ 635,8 juta oleh Angkatan Laut AS pada tahun 2007. Pesawat tersebut dibangun di balik pagar kawat dan pintu keamanan ganda di fasilitas Northrop Grumman Corp 's ekspansif di Palmdale.

Pesawat Drone X-47B baru dimuat pada kapal induk AS untuk pengujian

X-47B adalah sebuah jet eksperimental - itulah arti singkatan X - dan dirancang untuk mendemonstrasikan teknologi baru, seperti lepas landas, pendaratan dan pengisian bahan bakar otomatis. Drone ini juga memiliki perlengkapan senjata dengan kapasitas muatan 4.500 pon, namun Angkatan Laut mengatakan tidak memiliki rencana untuk mempersenjatainya.

Pada bulan Februari 2010, pesawat pertama X-47B melakukan penerbangan perdananya dari Edwards Air Force Base, di mana pengujian itu terus dilakukan sampai Desember lalu, ketika dikirim dari Gurun Mojave ke bandar udara di selatan Maryland.

Drone diikat pada rig besar, menyebabkan keributan di perjalanan lintas negara ketika orang mengira jet robot tersebut sebagai UFO.

AL AS memperkirakan X-47B dioperasikan pada tahun 2013, dengan mengandalkan pinpoint koordinat GPS dan teknologi avionik termaju dengan kontrol komputer sepenuhnya.

Sumber: Stripes

A350H Airliner desain konsep pesawat terbang masa depan yang terinspirasi dari lumba-lumba

Desain A350H Airliner terinspirasi oleh bentuk lumba-lumba, memiliki bentuk aerodynamical untuk mencapai kecepatan tinggi dengan usaha minimal. Sebagai tipe baru pesawat, A350H telah dirancang untuk menjadi lebih ramah terhadap lingkungan dengan menggunakan hidrogen kriogenik yang terkandung dalam tangki tekanan tinggi. Suatu hari di masa depan , kita mungkin menghadapi masalah ruang di mana bandara tidak mungkin lagi untuk diperluas, karena kepadatan penduduk yang tinggi. Ini adalah tempat utama fitur pesawat A350H menjadi sangat penting , kemampuannya untuk lepas landas secara vertikal tidak mengambil banyak ruang dibandingkan dengan pesawat konvensional.

Designer: Victor Uribe

A350H Airliner desain konsep pesawat terbang masa depan

A350H Airliner desain konsep pesawat terbang masa depan

A350H Airliner desain konsep pesawat terbang masa depan

A350H Airliner desain konsep pesawat terbang masa depan

A350H Airliner desain konsep pesawat terbang masa depan

A350H Airliner desain konsep pesawat terbang masa depan

A350H Airliner desain konsep pesawat terbang masa depan

Habibie Akan Bangkitkan Kembali Industri Penerbangan Indonesia


Mantan Presiden yang juga pernah menjabat sebagai Menristek, BJ Habibie membocorkan rencana untuk kembali membangkitkan pesawat N-250 pada konferensi pers seusai upacara bendera peringatan Hakteknas 2012.

BJ Habibie dan Pesawat N-250

BJ Habibie akan menandatangani peresmian pendirian PT Ragio Afiasi Industri (RAI). Perusahaan ini merupakan hasil kerjasama PT Iltabi Rekatama dan PT. Eagle Cap.

Menurut Habibie, PT Iltabi Rekatama yang dipegang oleh Ilham Habibie, menguasai 51% perusahaan. Sementara PT Eagle Cap yang dipegang oleh Erry Firmansyah (Dirut BEJ), menguasai 49% perusahaan.

Habibie mengatakan bahwa proyek pertama dari PT RAI adalah untuk membangkitkan pesawat N-250. Namun semuanya tentu disesuaikan dengan kondisi sekarang. Mesin tentunya akan disesuikan dengan yang baru.

Habibie juga menyebutkan bahwa hasil dari pendirian PT RAI bisa dilihat dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

Nantinya untuk proyek PT RAI ini berbagai elemen seperti Kemenristek, BPPT, PT DI dan lain-lain akan turut dilibatkan.

Pesawat N-250 pertama kali diluncurkan pada 1995 oleh IPTN (sebelum berganti nama menjadi PT DI). Pesawat tersebut seketika menjadi primadona di Indonesia. Bahkan menjadi 'bintang' di pameran Indonesian Air Show 1996.

Namun pada tahun 1997, proyek N-250 dihentikan karena krisis ekonomi yang melanda seluruh wilayah Asia saat itu. (http://teknologi.inilah.com)

Pesawat Boeing 777-200 Terbang Dengan Minyak Jelantah dari Amsterdam Ke Rio de Janerio

Dewasa ini, penggunaan minyak jelantah untuk bahan bakar kendaraan (Biodiesel) terus dikembangkan untuk kepentingan pelestarian lingkungan. Biodiesel dinilai lebih efisien dan tentunya bisa mengurangi emisi CO2. Hal ini tentu saja bisa mengurangi pemanasan global atau lebih dikenal dengan Global warming.



Pemanasan global (global warming) adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi. Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa, "sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia" melalui efek rumah kaca.


Penggunaan minyak jelantah atau Biodiesel ternyata tidak terbatas pada mobil bermesin diesel saja. KLM bahkan menggunakan minyak jelantah untuk menerbangkan pesawatnya dari Amsterdam ke Rio de Janerio. Penerbangan KL705 yang berjarak 9.500 km tersebut ditempuh dengan pesawat Boeing 777-200.


Penerbangan jarak jauh tersebut menggunakan minyak jelantah yang disuplay oleh SkyNRG, sebuah perusahaan yang didirikan KLM pada tahun 2009 bersama dengan North Sea Group dan Spring Associates.

Diharapkan kedepannya akan semakin banyak maskapai penerbangan dan bahkan pihak militer yang bisa mengikuti langkah KLM, termasuk maskapai penerbangan di Indonesia.

ELT dan Kotak Hitam Pada Pesawat Terbang

Emergency Locator Transmitter (ELT)  adalah suatu perangkat suar penentu lokasi untuk pesawat.  Kalangan lain menyebut perangkat ini Emergency Locator Beacon Aircraft (ELBA). Apa pun namanya, fungsi alat ini sama, yakni memancarkan sinyal radio agar lokasinya bisa diketahui sistem deteksi yang ada.

Perangkat sejenis ELBA yang dipasang di kapal dinamakan Emergency Position Indicating Reporting Beacon (EPIRB). Selain itu, ada pula alat sejenis untuk perorangan, yakni Personal Locator Beacon (PLB). Berbeda dengan ELBA dan EPIRB, PLB hanya bisa diaktifkan secara manual.


Kotak hitam atau black box adalah sekumpulan perangkat yang digunakan dalam bidang transportasi, umumnya merujuk kepada perekam data penerbangan (flight data recorder; FDR) dan perekam suara kokpit (cockpit voice recorder; CVR) dalam pesawat terbang.


Fungsi dari kotak hitam sendiri adalah untuk merekam pembicaraan antara pilot dan pemandu lalu lintas udara atau air traffic control (ATC) serta untuk mengetahui tekanan udara dan kondisi cuaca selama penerbangan. Walaupun dinamakan kotak hitam tetapi sesungguhnya kotak tersebut tidak berwarna hitam melainkan berwarna jingga (oranye). Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan pencarian jika pesawat itu mengalami kecelakaan.

Penempatan kotak hitam ini dilakukan sedemikian rupa sehingga mudah ditemukan. Umumnya terdapat dua unit kotak hitam yang diletakkan pada bagian depan pesawat dan bagian ekor pesawat, yang diyakini merupakan bagian yang utuh ditemukan.

Istilah kotak hitam muncul ketika selepas pertemuan mengenai perekam penerbangan komersial pertama yang dinamai "Red Egg" karena warna dan bentuknya, seseorang berkomentar: "Ini adalah kotak hitam yang menakjubkan". Kotak hitam adalah istilah yang lebih humoris dan hampir tidak pernah digunakan dalam industri keselamatan penerbangan. Perekam ini secara umum tidak berwarna hitam, namun biasanya oranye terang (lihat gambar) karena ditujukan agar mudah dicari dan ditemukan setelah terjadi suatu insiden.

Pemandu Lalu Lintas Udara (Air Traffic Controller)

ATC atau Air Traffic Controller merupakan pengatur lalu lintas udara yang tugas utamanya mencegah pesawat terlalu dekat satu sama lain dan menghindarkan dari tabrakan (making separation). Selain tugas separation, ATC juga bertugas mengatur kelancaran arus traffic (traffic flow), membantu pilot dalam menghandle emergency/darurat, dan memberikan informasi yang dibutuhkan pilot (weather information atau informasi cuaca, traffic information, navigation information, dll). ATC adalah rekan dekat seorang Pilot disamping unit lainnya, peran ATC sangat besar dalam tercapainya tujuan penerbangan. Semua aktifitas pesawat di dalam area pergerakan diharuskan mendapat izin terlebih dahulu melalui ATC, yang nantinya ATC akan memberikan informasi, insturksi, clearance/izin kepada Pilot sehingga tercapai tujuan keselamatan penerbangan, semua komunikasi itu dilakukan dengan peralatan yang sesuai dan memenuhi aturan.

ATC Tower Bandara Soetta
Berikut ini adalah tujuan pelayanan lalulintas udara yang diberikan oleh ATC berdasarkan Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil (PKPS) bagian 170 atau sering disebut dengan istilah 5 objective of ATS dalam ICAO dokumen ANNEX 11 tentang Air Traffic Service:

* Mencegah Tabrakan antar pesawat.
* Mencegah Tabrakan antar pesawat di area pergerakan rintangan di area tersebut.
* Mempercepat dan mempertahankan pergerakan Lalu Lintas udara.
* Memberikan saran dan informasi yang berguna untuk keselamatan dan efisiensi pengaturan lalu lintas udara.
* Memberitahukan kepada organisasi yang berwenang dalam pencarian pesawat yang memerlukan pencarian dan pertolongan sesuai dengan organisasi yang di persyaratkan.

Biasanya Pengaturan lalu-lintas udara dilakukan di atas menara (Tower), agar dapat melihat dengan jelas keadaan landas pacu (runway).


Spesifikasi Pesawat Sukhoi Superjet 100


Sukhoi Superjet 100 merupakan jenis pesawat penumpang terbaru buatan Rusia, yang merupakan satu-satunya jenis pesawat komersil yang dibuat oleh Sukhoi. Pesawat ini sangat krusial bagi harapan Rusia untuk menjadi pemimpin dalam industri penerbangan modern dan mengubah penilaian publik terhadap hasil industri penerbangan Rusia yang selama ini selalu terkait dengan sejumlah kecelakaan.

Pesawat dengan jarak tempuh menengah ini merupakan rival dari produsen pesawat terbang sejenis seperti Embraer (Brasil) dan Bombardier (Kanada).

Baru dua maskapai penerbangan yang menggunakan Superjet 100, Aeroflot dan Armavia (Armenia). Penerbangan komersial pertama dengan pesawat ini dilakukan pada April 2011 oleh Armavia dan menyusul Aeroflot di tahun yang sama.

Proyek Superjet 100 merupakan kerjasama antara Sukhoi dengan Alenia Aeronautica, sebuah perusahaan penerbangan Italia yang merupakan anak perusahaan raksasa industri penerbangan dan pertahanan, Finmeccanica.

Pada Maret lalu, Superjet 100 yang dioperasionalkan oleh Aeroflot Airlines, maskapai penerbangan milik Rusia, dilarang lepas landas ke Astrakhan, Rusia dan diminta untuk kembali ke Moskow karena mengalami permasalahan pada bagian bawahnya.
Cacat yang serupa ditemukan juga pada pesawat Superjet 100 lainnya milik Aeroloft pada bulan Desember. Pesawat itu pun akhirnya diminta untuk dikembalikan ke Minsk untuk mendapatkan perbaikan.
Sukhoi merupakan perusahaan raksasa yang berdiri sejak tahun 1930an di Uni Soviet. Sukhoi memperkerjakan sekitar 26.000 karyawan.


Spesifikasi

SSJ 100–75SSJ 100-75LRSSJ 100–95SSJ 100-95LR
Cockpit crew2
Seating capacity83 (1-class, dense)
78 (1-class, standard)
68 (2-class, standard)
103 (1-class, dense)
98 (1-class, standard)
86 (2-class, standard)
Seat pitch30 in (1-class, dense), 32 in (1-class, standard)
36 & 32 in (2-class, standard)
31 in (1-class, dense), 32 in (1-class, standard)
36 & 32 in (2-class, standard)
Length26.44 m (86 ft 9 in)29.94 m (98 ft 3 in)
Wingspan27.80 m (91 ft 2 in)
Height10.28 m (33 ft 9 in)
Fuselage max diameter3.35 m (11 ft 0 in)
Cabin width3.236 m (127.4 in)
Cabin height2.12 m (6 ft 11 in)
Aisle width51 cm (20 in)
Seat width46.5 cm (18.3 in)
Volume bins per passenger0.07 m3 (2.5 cu ft)
Maximum take-off weight (MTOW)38,820 kg (85,600 lb)42,280 kg (93,200 lb)45,880 kg (101,100 lb)49,450 kg (109,000 lb)
Empty weight (OEW)--25,100 kg (55,000 lb)-
DOW--26,600 kg (59,000 lb)-
Maximum landing weight35,000 kg (77,000 lb)41,000 kg (90,000 lb)
Maximum payload9,130 kg (20,100 lb)12,245 kg (27,000 lb)
Maximum fuel capacity13,135 L (10,600 kg or 23,370 lb)13,135 L (10,600 kg or 23,370 lb)
Cargo capacity15.01 m3 (530 cu ft)21.97 m3 (776 cu ft)
Takeoff run at MTOW1,515 m (4,970 ft)1,731 m (5,679 ft)2,052 m (6,732 ft)
Maximum flight altitude12,500 m (41,000 ft)
Cruising speedMach 0.78 (828 km/h/511 mph / 448knots at 11,000 m/36,000 ft)
Maximum cruise speedMach 0.81 (870 km/h/ 541 mph / 469knots at 11,000 m/36,000 ft)
Range (full passenger payload)2,900 km (1,800 mi)4,550 km (2,830 mi)3,048 km (1,894 mi)4,578 km (2,845 mi)
Engine (x 2)PowerJet SaM146
Takeoff thrust (x 2)13,500 lbf (60 kN)15,400 lbf (69 kN)
APR thrust (x 2)15,400 lbf (69 kN)17,500 lbf (78 kN)
Fan tip diameter1.22 m (48 in)
Engine length2.07 m (81 in)


Transition Si Mobil Terbang Menjalani Tes Perdana

Setelah mendapat pengesahan dari Badan Administrasi Keselamatan Jalan Raya atau National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), Transition, sebuah mobil terbang produksi Terrafugia, perusahaan yang berbasis di Massachusetts, AS menjalani tes perdana baik di udara maupun di darat pada 23 Maret 2012 lalu.
 
Dalam tes selama delapan menit, Transition yang memiliki dua kursi, empat roda dan juga sayap mampu terbang di ketinggian 1.400 kaki. Sementara untuk tes di darat, Transition juga mampu meluncur mulus layaknya mobil pada umumnya.




Terrafugia Transition telah diakui sebagai mobil terbang pertama di dunia. Mobil ini bisa dikendarai di permukaan apapun, dan berkat sayapnya yang dapat dilipat maka bisa berubah jadi sebuah pesawat terbang. Pencipta Transition menjuluki kendaraan dua penumpang ini, sebagai pesawat yang bisa dikendarai di jalanan. Mobil yang bisa disimpan di garasi standar ini diperkirakan akan dijual dengan harga US$194.000 (Rp 1,8 miliar).




Mobil Pesawat ini bisa dapat terbang dengan kecepatan 115 MPH (185,07 km/jam) dan memiliki jangkauan 460 mil (740,3 km) serta pesawat ini memerlukan 1.700 kaki (0.5 km) atau sepertiga landasan pacu agar bisa lepas landas.

Bagaimana Cara Kerja Mesin Jet (Aircraft Power Plant)

Bagaimana Cara Kerja Mesin Jet (Aircraft Power Plant)
Pesawat terbang, adalah salah satu obyek yang selalu menarik untuk disimak. Kali ini kita akan melihat perkembangan salah satu “organ vital” pesawat terbang yaitu mesin pendorong yang berjenis mesin Jet atau dalam dunia penerbangan biasa disebut Aircraft Power Plant.
Mengapa disebut sebagai “organ vital” tentu saja…mesin Jet ini ibarat organ jantung pada manusia yang berfungsi mengatur denyut nadi, juga tekanan darah, yang secara umum pada akhirnya menentukan kelangsungan hidup manusia itu sendiri.Apabila jantung manusia berhenti, maka seluruh kegiatan kehidupan yang ditunjang olehnya juga akan berhenti. Begitupun dengan mesin pesawat terbang. Apabila mesin itu mati karena suatu hal, maka secara umum sistem internal di dalam pesawat itu akan terancam kelangsungan hidupnya. Hal ini disebabkan karena mesin itu menyediakan fungsi sistem-sistem internal yang ada di dalam pesawat terbang tersebut. Sistem apa sajakah itu?

Sistem-sistem tersebut adalah Sistem Kelistrikan (Electrical System), Sistem Hidrolis (Hydraulic System), Sistem Tekanan Kabin (Pressurization System), Sistem Kendali Pesawat Terbang (Flight Control System), serta sistem-sistem sekunder lain yang ada dalam pesawat terbang.

Roda pendarat sangat tergantung dengan adanya Sistem Hidrolis ini. Penumpang di dalam pesawat terbang sangat tergantung dengan keberadaan sistem tekanan kabin, agar dapat bernapas dengan leluasa serta normal seperti layaknya diatas daratan. Sang penerbang pun sangat tergantung dengan sistem kelistrikan, supaya alat navigasi, alat komunikasi, serta alat-alat penunjuk lain dapat diandalkan. Sehingga dapat dibayangkan seandainya mesin pesawat terbang tersebut berhenti bekerja, maka semua sistem diatas akan berhenti juga. Itulah sebabnya mesin pesawat terbang mempunyai peran sebagai “organ vital”. Dahulu saat pesawat terbang berhasil dibuat oleh Wright bersaudara, satu-satunya tenaga penggerak dan pendorong adalah mesin sederhana yang menggerakkan baling-baling. Baling-baling itu lalu menimbulkan daya dorong (thrust), yang didukung oleh profil tertentu sayap pesawat, sehingga menimbulkan gaya angkat (lift ). Gabungan dari daya dorong dan gaya angkat itulah yang membuat pesawat terbang mampu mengudara seperti yang kita lihat.

Tentunya dua gaya itu harus lebih besar dari dua gaya “lawannya”, yaitu gaya berat (weight) dan hambatan(drag). Seiring berjalannya waktu, mesin berbaling-baling dirasakan tidak mencukupi lagi kebutuhan manusia untuk dapat menikmati pesawat terbang. Hal ini disebabkan pesawat berbaling-baling (Propelled Aircraft) memiliki keterbatasan dalam hal ketinggian jelajah, pemborosan bahan bakar, jarak tempuh, serta waktu tempuh penerbangan. Para insinyur penerbangan ingin membuat pesawat terbang yang mampu menjelajah pada ketinggian yang optimal sekaligus menghemat bahan bakar, memanfaatkan massa udara yang sedikit untuk dimampatkan lalu menghasilkan daya dorong yang spektakuler, serta mampu menempuh jarak yang cukup jauh dengan waktu tempuh yang pendek. Terdengar hampir mustahil memang. Namun, para insinyur penerbangan bersungguh-sungguh ingin mewujudkan keinginan itu. Untuk memenuhi “ambisi” ini, maka dibuatlah mesin Jet.


Prinsip Prinsip Daya Dorong Jet

Prinsip Daya Dorong Jet

Apa arti Jet sebenarnya? Darimana konsep Jet itu berasal? Siapakah manusia pertama yang menemukannya? Jet artinya pancaran atau semprotan.Konsep reaksi Jet pertama kali dipercaya oleh para ilmuwan dari sebuah alat permainan di negeri Romawi kuno yang dikenal dengan sebutan Hero’s Engine. Alat permainan ini dipercaya dibuat pada masa 120 tahun SM. Alat ini menggambarkan bahwa gaya/momentum (berupa uap) yang dikeluarkan oleh mulut Jet itu mampu menghasilkan reaksi yang sama besar dengan daya dorong Jet itu sendiri.Kedua Jet kecil itu memancarkan tekanan yang berakibat kedua Jet itu bergerak berputar putar. Kemudian hasilnya Hero’s Engine-pun berputar oleh dorongan kedua Jet itu.

Ilmuwan Fisika terkenal, Sir Isaac Newton juga merumuskan dalam hukumnya yang ketiga, hukum Aksi dan Reaksi. Hukum itu menyatakan “Setiap gaya yang beraksi pada suatu benda, akan menghasilkan reaksi gaya yang berlawanan arah yang sama besarnya”. Dari sinilah para insinyur penerbangan memulai bekerja menciptakan suatu Mesin Jet yang menjadi tenaga pendorong pesawat terbang.


Bagaimana Cara Kerja Mesin Jet (Aircraft Power Plant)

Tahun 1913 seorang insinyur Perancis bernama Rene Lorin, mematenkan sebuah konsep Mesin berdaya dorong Jet. Tetapi ini ternyata barulah sebuah teori, karena pada masa itu belum ada manufaktur atau produsen yang mampu membuat mesin Jet yang berdasar pada teori ini, meskipun saat ini ternyata Ram Jet (salah satu metoda mesin Jet modern) menggunakan konsep Lorin ini.

Tahun 1930 Frank Whittle dipercaya telah mematenkan karyanya, yaitu sebuah mesin gas turbin yang menghasilkan daya dorong Jet. Tetapi inipun masih berupa teori juga. Mesin gas turbin ini baru selesai sebelas tahun kemudian olehnya melalui uji terbang terlebih dahulu. Konsep mesin gas turbin bertipe Turbo Jet buatan Frank Whittle ini kelak dipakai oleh salah satu manufaktur Mesin Jet terkemuka di dunia yaitu Rolls-Royce Welland.


Beberapa Metoda Daya Dorong Jet

Semua jenis mesin Jet sebetulnya sama. Yaitu sama-sama dihasilkan dari bahan bakar dicampur udara yang telah dimampatkan lalu dibakar, sehingga menghasilkan energi berupa daya dorong untuk terbang. Perbedaannya hanyalah pada “cara memasak” bahan bakar plus udara dan pembakarannya saja. Cara memasak diatas disebut Metoda. Beberapa Metoda itu adalah Ram Jet, Pulse Jet, Rocket, Gas Turbine, Turbo/Ram Jet atau Turbo Rocket.

Metoda Daya Dorong Jet

Masing masing metoda daya dorong Jet diatas memiliki keunggulan dan kekurangan sendiri-sendiri, tergantung tujuan dan keperluan penggunaannya. Untuk kepentingan pesawat terbang militer tentunya berbeda dengan kepentingan pesawat komersial.

Pesawat Jet militer (fighting aircraft) membutuhkan karakteristik mesin Jet yang tangguh, lincah, fleksibel, dan bertenaga besar untuk mengejar dan memburu lawannya, sekaligus berkelit dari incaran lawan. Sementara itu, pesawat Jet komersial (Jetliner) memerlukan mesin Jet yang dapat diandalkan pada beberapa keadaan cuaca yang terkadang buruk, mudah dioperasikan saat keadaan abnormal apalagi darurat, irit bahan bakar, biaya perawatan yang murah dan mudah, disamping memiliki kemampuan menanjak yang optimum. Dalam hal ini pilihan tentang jenis atau metoda mesin Jet seperti diatas menjadi sangat penting.


Pesawat jet sebenarnya mempunyai mesin turbin gas dengan kipas turbo. Pada bagian depan mesin terdapat kompresor, yang terdiri dari banyak baling-baling. Fungsinya menyedot udara, memampatkannya dan menyemprotnya dengan tekanan tinggi ke dalam ruang pembakaran (combustion chamber). Kecepatan udara bisa mencapai ratusan kilometer per jam.
Bahan bakar diinjeksi ke dalam ruang pembakaran, di mana  bahan bakar bercampur dengan udara berkecepatan tinggi. Selanjutnya dinyalakan. Udara panas kemudian bergerak ke belakang dan menggerakkan turbin yang selanjutnya memberi tenaga pada kompresor.  Sisa tenaga kemudian dibuang melewati selang di bagian belakang mesin untuk menciptakan daya dorong ke depan.
Kipas besar terletak pada bagian paling depan dari mesin kipas-turbo yang juga menyedot udara. Sebagian dari udara ini diambil oleh kompresor. Sisanya melewati turbin utama lalu mengarah ke bagian belakang mesin untuk membantu menguatkan daya dorong.
Karena kipas-turbo bergantung pada turbin yang berputar untuk menggerakkan kompresor dan kipas, dan turbin tak dapat berputar tanpa udara dari kompresor, maka turbin perlu dibantu untuk mulai berjalan. Bantuan ini dilakukan dengan udara bertekanan yang memutar kompresor pada kecepatan sedemikian hingga, saat bahan bakar dinyalakan, terdapat cukup aliran udara untuk memastikan udara panas terdorong ke belakang dan tidak meledak.

Topik Lainnya:  pesawat terbang,  mesin, riset,  ilmuwan, sains,  teknologi

X3 Helikopter Tercepat Dunia

X3 dibuat perusahaan Prancis Erucopter. Heli ini mampu mencapai kecepatan menakjubkannya berkat mesin tambahan yang terpisah dari rotor utama. Mesin inilah yang memberi tenaga pada dua baling-baling konvensional di masing-masing sisi heli.
Kecepatan heli ini dua kali kecepatan heli konvensional yang hanya mencapai kecepatan 241 km/jam. Seperti dikutip PhyOrg, sistem heli ini tak membutuhkan sistem ballast untuk menjaga konfigurasi rotor besar dan dua baling-baling kecil agar bisa bekerja bersamaan.
Selain itu, heli ini juga tak membutuhkan sistem bantuan karena heli ini bisa diterbangkan pilot heli biasa. Kecepatan ekstra Eurocopter X3 ditujukan untuk layanan darurat dan anggota militer. Namun Eurocopter tak menyebut kapan heli ini akan dipasarkan.