Showing posts with label mars. Show all posts
Showing posts with label mars. Show all posts

Mars Rover Curiosity, Robot Paling Canggih Keingintahuan Manusia Mendarat di Mars


Mars rover Curiosity, Robot paling canggih NASA seharga $2.5 billion dollars telah mendarat di Planet Merah. Kendaraan ini tergantung oleh tali dari ransel roket, mendarat di Mars untuk mengakhiri penerbangan 36 minggu dan memulai penyelidikan dua tahun.
Curiosity Rover Paling Canggih Keingintahuan Manusia Mendarat di Mars

Mars Science Laboratory (MSL) pesawat ruang angkasa yang membawa Curiosity Rover berhasil dalam setiap langkah pendaratan paling kompleks yang pernah dicoba di Mars, termasuk pemutusan akhir dari tali kekang dan manuver dari ransel roket.

Mars rover Curiosity, foto
Foto pertama Curiosity

Hari ini, roda Rasa ingin tahu telah mulai merintis jalan untuk jejak kaki manusia di Mars. Curiosity merupakan rover paling canggih yang pernah dibangun, sekarang di permukaan Planet Merah, di mana ia akan berusaha untuk menjawab pertanyaan kuno tentang apakah kehidupan pernah ada di Mars - atau jika planet ini dapat menopang kehidupan di masa depan. Bagi NASA, ini merupakan prestasi yang menakjubkan, yang dimungkinkan oleh sebuah tim ilmuwan dan insinyur dari seluruh dunia dan dipimpin oleh pria dan wanita luar biasa dari NASA dan Jet Propulsion Laboratory. Presiden Obama telah meletakkan visi yang berani untuk mengirim manusia ke Mars di pertengahan-2030, dan pendaratan kendaraan canggih ini menandai langkah signifikan terhadap pencapaian tujuan tersebut.

400 Orang Mendaftar Misi Berani Mati ke Mars


Planet Mars diproyeksi menjadi koloni manusia. Kelak, saat Bumi makin rusak dan tak bisa lagi dihuni. Untuk mewujudkan rencana itu, diperlukan sukarelawan yang berani menjadi perinti pertama di planet merah.

Perjalanan dari Bumi ke Mars diperkirakan hanya makan waktu 10 bulan, namun tak ada kesempatan untuk pulang.

Tak hanya menghadapi lingkungan Mars yang tak menentu, tanpa oksigen, tanpa air, sukarelawan juga harus siap menghadapi kondisi  keterasingan, jauh dari  Bumi dan manusia lainnya. Sebuah kondisi yang belum pernah  dihadapi sebelumnya dalam sejarah manusia.


Adakah orang yang nekat mengajukan diri untuk misi ke Mars? Ternyata ada.
Edisi khusus Journal Cosmology menjelaskan secara detil berapa dana yang dibutuhkan untuk sekali jalan ke Mars sekitar 20 tahun mendatang. Sebanyak 400 pembaca menawarkan diri menjadi sukarelawan.

Editor jurnal, Lana Tao mengaku terkejut dengan respon para pembaca. "E-mail yang berisi keinginan menjadi sukarelawan sangat mengejutkan. Awalnya kami mengira ini hanya gurauan, namun setelah menerima banyak surat elektronik yang dilengkapi kualifikasi personal, dan alasan mereka bergabung. Kami sadar, mereka serius," kata dia, seperti dimuat situs FoxNews.com.

Apa yang membuat orang-orang ini mau jadi sukarelawan ke Mars? "Aku punya keinginan untuk menjelajahi alam semesta sejak kecil, dan tahu persis seperti apa kerja roket," kata salah satu sukarelawan, Peter Greaves kepada FoxNews.com. Greaves adalah ayah dari tiga anak.

Greaves menambahkan, "Aku membayangkan kehidupan di Mars akan sangat menakjubkan, menakutkan, sepi, sempit, dan sibuk."

"Tak seperti di Bumi, aku tak bisa lagi duduk di tepi sungai, memandang takjub pemandangan alam, memeluk teman-temanku, menarik nafas dalam di udara yang segar. Tapi pengalamanku akan sangat berbeda dari 6 atau 7 miliar orang di Bumi...ini sepadan dengan apa yang kutinggalkan."

Juga ada di dalam daftar, programer komputer berusia 69 tahun, mahasiswa asal Texas, perawat berusia 45 tahun, pendeta Paul Gregersen, dan pastor Clarno Zion United Methodist Church.

Mereka menyatakan diri siap meninggalkan Bumi secara permanen.

"Sejalan dengan makin membludaknya manusia, satu-satunya hal yang masuk akal adalah mengeksplorasi kemungkinan manusia tinggal di tempat lain di alam semesta," kata pendeta Paul Gregersen.

"Aku punya firasat, masalah spiritual akan muncul di antara para kru. Para penjelajah awal di Bumi juga selalu membawa ulama."
Namun, psikolog yang bekerja untuk Badan Antariksa AS, NASA memperingatkan tak hanya persoalan spiritual yang akan dihadapi para perintis di Mars.

"Ini akan menjadi periode panjang keterisolasian dan kurungan," kata Albert Horrison yang telah mempelajari psikologis astronot sejak tahun 1970.

Ditegaskan dia, kehidupan di Mars tak akan seromantis yang dibayangkan. "Setelah suka cita peluncuran roket, dan sensasi menginjakkan kaki di Mars, akan sangat sulit untuk menghindari depresi. Semua hubungan dengan keluarga, teman, dan segala sesuatu yang akrab, terputus."

Setiap hari, tambah dia, akan berjalan membosankan. Meski dipersiapkan dan dibekali dengan baik dari Bumi, para kru tentu saja akan menghadapi permasalahan tak terduga, yang mungkin tak bisa diatasi.  "Satu per satu kru akan tua, sakit, lalu mati."

Horrison mengingatkan, harus ada dukungan publik dan juga politik dalam misi ini. Jika tidak, misi ini hanya akan berakhir dengan kematian.

Tak cukup modal nekatSiap mental dan berani mengajukan diri sebagai sukarelawan tentu saja merupakan hal yang baik. Namun, tak cukup modal nekat. Juru Bicara NASA, James Hartsfield merujuk pada syarat pengajuan aplikasi astronot yang diposting agen antariksa itu -- meski belum tentu NASA membiayai proyek ke Mars.

Untuk saat ini, persyaratan menjadi astronot adalah: punya gelar sarjana sains, teknik, atau matematika, punya pengalaman profesional.
Para astronot NASA juga harus menjalani 4 sampai 5 tahun pelatihan sebelum terlibat dalam misi luar angkasa. Pelatihan ini termasuk tes fisik yang intensif.

Para calon astronot juga harus mengikuti pelatihan pertahanan air militer sebelum memulai silabus terbang.

Penjelajah Spirit 7 Tahun di Planet Mars


Robot beroda enam itu pertama kali mendarat di permukaan Mars pada 4 Januari 2004 dan meneliti kawasan Gusev yang dipercaya sebagai kawah besar yang mungkin pernah menjadi danau besar di planet itu. 
Kemudian, wahana kembaran Spirit yang dinamakan Opportunity menyusul, mendarat di bagian Mars yang lain, tiga pekan setelah Spirit mendarat.
Sebenarnya, Spirit dan Opportunity hanya ditargetkan menjalani misi selama 90 hari, untuk mencari bukti-bukti adanya aktivitas air di masa lalu, di Planet Mars.

Setelah tujuh tahun (atau sekitar 2500 hari Mars) berada di sana, hasil penelitian yang didapat dari kedua robot seukuran mobil golf itu, telah berhasil mengubah pandangan manusia terhadap Mars.
Mereka telah menemukan berbagai bukti bahwa planet merah, setidaknya dulu pernah lebih basah dan lebih hangat dari saat ini. Mereka berhasil menemukan mineral-mineral yang membentuk keberadaan air, dan bukti awal bahwa bagian planet itu pernah digenangi oleh air.
Kebanyakan bukti yang dikumpulkan oleh kedua wahana ini mengindikasikan kondisi Mars yang lebih basah, miliaran tahun lalu. Namun, penemuan-penemuan akhir Spirit juga menunjukkan indikasi itu terjadi belum terlalu lama, kemungkinan sekitar ratusan ribu tahun lalu.
Mirisnya, Spirit yang hari ini telah genap tujuh tahun bermukim di Mars, kini sudah setahun lebih tidak bisa berjalan. Seperti dilansir dari Physorg, pada April 2009 Spirit terperosok dan terjebak di daerah berpasir lembut, saat tengah berjalan mundur.
Setelah beberapa upaya untuk menyelamatkan diri gagal dilakukan, akhirnya Spirit diberi tugas baru saat terperangkap di pasir. Sayangnya, sejak Maret 2010 lalu, Spirit juga sudah tidak bisa berkomunikasi lagi dengan bumi.
Diperkirakan, Spirit berhenti berkomunikasi karena ia memasuki mode hibernasi untuk menghemat energi. Selama kondisi ini, komunikasi dan berbagai aktivitas lain memang ditunda, agar energi dari panel surya yang ia kumpulkan, bisa mengecas baterai Lithium ion-nya.
Ada kemungkinan realistis bahwa Spirit mungkin tidak akan bangun lagi, kata Dave Lavery, Mars rovers program executive, NASA.  
Tak seperti kembarannya, Opportunity kini justru masih terus beroperasi. Hingga kini Opportunity tidak menunjukkan tanda-tanda berhenti. Setelah selesai mengeksplorasi kawah bernama Victoria selama dua tahun, kini Opportunity tengah mengarah ke kawah bernama Endeavour. 
Kini Opportunity telah menempuh lebih dari separuh perjalanan ke Endeavour yang memiliki lebar kawah 22 km. Nantinya Endeavour akan menjadi kawah terbesar yang pernah diteliti oleh kendaraan penjelajah NASA.
 Sementara itu, hingga kini para peneliti juga masih menunggu Spirit untuk bangun lagi. Spirit didesain untuk bangun lagi bila baterainya bisa terisi penuh. 
Diperkirakan, matahari akan berada pada titik sudut tertinggi yang bisa menerangi Mars sehingga bisa mencapai panel surya milik Spirit, pada pertengahan Maret nanti. Saat itulah para ilmuwan berharap Spirit bisa 'berbicara' lagi dengan bumi.
Lewat dari itu, peluang Spirit kembali hidup akan terus mengecil. Bila Spirit tidak mengirimkan sinyal radio pada Maret, kemungkinan ia tidak akan pernah bangun lagi.