Mengapa gelembung sabun berbentuk bulat?


Mengapa gelembung sabun berbentuk bulat?
Coba kita pikir begini, Tidak akan terkejutkah Anda bila bentuk gelembung itu persegi? Itu karena semua pengalaman kita sejak bayi mengatakan bahwa hukum alam lebih menyukai bentuk-bentuk yang mulus. Memang tidak banyak benda alami yang memiliki ujung tajam atau membentuk sudut ganjil. Pengecualian yang penting dalam hal ini adalah kristal-kristal mineral tertentu, yang cantik justru karena memiliki bentuk-bentuk geometris serba tajam. Itu mungkin sebabnya mengapa sebagian orang percaya bahwa kristal-kristal dan piramida memiliki supranatural.
Akan tetapi itu metafisika, bukan sains. Gelembung-gelembung bundar–berbentuk bola–karena ada suatu gaya tarik menarik yang disebut tegangan permukaan yang menarik molekul-molekul air sekuat mungkin antara sejumlah partikel adalah ketika mereka membentuk sebuah bola. Di antara semua bentuk yang mungkin, kubus, piramida, bongkahan tak beraturan–bola memiliki luas sebelah luar paling kecil.
Segera setelah Anda melepaskan sebuah gelembung dari pipa tiup atau dari salah satu peralatan lebih modern, tegangan permukaan membuat lapisan tipis air sabun mencari luas permukaan yang sekecil mungkin. Maka terjadilah sebuah bola. Andaikata Anda tidak dengan sengaja memerangkapkan udara didalamnya, air sabun akan terus menyusut membentuk sebuah titik bola padat, seperti yang terjadi pada air hujan.
Akan tetapi udara di dalam mendorong ke arah luar, menahan selaput air. Semua gas memberikan tekanan pada wadah penyimpanan mereka karena mereka terdiri atas molekul-molekul terbang bebas yang terus membentur apa pun yang menghalangi. Dalam sebuah gelembung, gaya-gaya tegangan permukaan ke arah dalam pada selaput air diseimbangkan dengan tepat oleh gaya mendorong keluar oleh udara dari dalam. Jika ada perbedaan sedikit saja, gelembung entah akan mengeceil atau mengembang sampai keduanya sama besar.
Cobalah meniupkan udara lebih banyak untuk membuat gelembung lebih besar. Itu sama dengan menambahkan tekanan  udara di sebelah dalam. Yang dapat diperbuat oleh selaput air untuk mengimbangi kenaikan tekanan ke luar adalah memperluas permukaannya. Ini dapat menyebabkan bertambah besarnya gaya-gaya tegangan permukaan ke arah dalam. Maka gelembung itu secara serentak memperbesar ukurannya. Namun dalam proses tersebut selaput air semakin tipis, pasalnya persediaan air memang terbatas. Apabila Anda terus menambahkan udara ke dalamnya, akhirnya selaput tadi tidak memiliki cadangan air lagi untuk memperluas permukaan. Akibat buruknya mulai ditebak. Gelembung-pun meletus.
Hal yang tepat sama juga terjadi pada permen karet, kecuali bahwa ahli-ahli tegangan permukaan ke arah dalam, gaya yang cenderung memperkecil gelembung atau balon berasal dari elastisitas karet dalam permen Anda. Elastisitas, seperti tegangan permukaan, seolah-olah berkata: “Kalau boleh, aku ingin menjadi bola yang sekecil mungkin”.

Artikel Terkait:


Mudahnya Membuat Operator Selular Sendiri! Nelepon pakai GSM gratis

Mudahnya Membuat Operator Selular Sendiri! Nelepon pakai GSM gratis
Pasti sebagian besar orang di Indonesia membayangkan bahwa membuat operator selular GSM sangat mahal dan ribet banget. Memang sih ada benarnya semua karena memang peralatan yang digunakan untuk membangun sebuah BTS GSM harganya mendekati Rp. 3 milyard per buahnya. Di jamin semua orang di Indonesia tidak akan ada yang bisa membuat BTS sendiri.
Kita harus bersyukur teknologi telah berkembang sedemikian majunya. Saat ini, kita BISA membuat BTS GSM sendiri! Alat yang dibutuhkan hanya USRP board sekitar US$1000-15000-an dengan bea masuk sekitar Rp. 8-10 juta-an. Ini mempunyai daya pancar kecil sekitar 200-300 mW saja. Di samping itu, kita perlu membuat sebuah sentral telepon kecil berbasis VoIP di atas sebuah komputer. Investasi PC ini bisa kelas Pentium IV dengan harga sangat murah sekarang ini sekitar Rp. 1-2 juta saja. Jadi minimal sekali untuk satu ruangan kita dapat membangun sebuah BTS GSM sendiri dengan investasi sekitar Rp. 10-20 juta-an.
Untuk jarak yang lebih jauh kita memang membutuhkan sebuah penguat sinyal GSM harganya sekitar Rp. 10-20 juta-an lagi tergantung daya yang kita ingin tambahkan. Untuk daya sekitar 10 Watt akan cukup untuk memberikan layanan untuk satu kecamatan, satu sekolah, satu pesantren atau satu kampung yang radius-nya sekitar 2-3 km. Jadi dengan modal sekitar Rp. 20-40 juta-an kita bisa membuat sendiri sebuah BTS GSM untuk satu wilayah kecil.
Bayangkan sebuah pesantren dengan 2000 santri, misalnya masing-masing santri bisanya membayar pulsa handphone mereka sekitar Rp. 20.000 / bulan. Maka akan uang untuk membuat BTS GSM ini akan dapat terkumpul jika para santri bersedia infaq uang pulsanya selama satu bulan untuk BTS GSM buatan sendiri ini. Untuk selanjutnya para santri biasa menggunakan uang pulsa bulanannya untuk hal lain yang lebih produktif.

Kebutuhan Alat


Pertanyaan teknisnya. Dimana memperoleh software dan membeli peralatan yang dibutuhkan tersebut? Untuk konfigurasi minimal dengan daya 200-300 mW untuk sebuah ruangan saja maka jawabnya adalah,
Semua software yang digunakan adalah open source jadi gratis bisa di ambil di Internet. Yang agak susah untuk di beli adalah hardware USRP saja.


Teknik Pembuatan

Secara umum teknik instalasinya adalah sebagai berikut,
  • Instal sistem operasi Ubuntu, butuh waktu sekitar 30-40 menit-an.
  • Instalasi aplikasi GNURadio, butuh waktu sekitar 30-60 menit-an.
  • Instalasi aplikasi OpenBTS, butuh waktu sekitar 30 menit-an
  • Instalasi aplikasi asterisk, butuh waktu sekitar 20 menit-an.
  • Konfigurasi VoIP softswitch, butuh waktu sekitar 60 menit-an.

Pengoperasian BTS GSM

Selesai sudah seluruh konfigurasi-nya dan kita bisa mengoperasikan OpenBTS untuk memberikan layanan GSM gratisan. Beberapa skenario / langkah operasi OpenBTS adalah
  • User menggunakan HP GSM biasa scanning secara manual.
  • User berasosiasi ke BTS GSM OpenBTS
  • User akan memperoleh SMS dari OpenBTS nomor IMSI-nya.
  • Admin memasukan nomor IMSI-nya agar bisa akses ke sentral telepon asterisk.
Setelah Admin memasukan nomot IMSI ke SIP.conf di asterisk maka user akan dapat menggunakan OpenBTS tanpa bayar pulsa sama sekali.


Pertanyaan

Pertanyaan yang sering di lontarkan antara lain adalah,
  • Apakah kita perlu ijin? Jawabnya: Teorinya memang semua penggunaan frekuensi di Indonesia harus pakai ijin. Masalahnya yang bisa dapat ijin penggunaan frekuensi selular 900MHz hanya operator saja. Tidak mungkin sekolah, kantor apalagi perorangan untuk memperoleh ijin tersebut.
  • Apakah kalau untuk penggunaan dalam kantor / rumah perlu ijin? Jawab: Faktanya sekarang ini banyak relay GSM yang digunakan untuk di dalam Mall, perkantoran yang di jual bebas dan di gunakan tanpa ijin heheh ..
  • Bagaimana kalau kita mengunakan ini untuk di daerah tertinggal / di kampung / di lokasi bencana alam? Jawab: kita berdoa saja semoga pemerintah kita cukup legowo untuk tidak mensweeping kita yang sedang mencari solusi untuk orang yang di timpa musibah.

Ke Depan

Pada tingkat lebih lanjut, kita dapat mengembangkan lebih lanjut infrastruktur ini misalnya,
  • Interkoneksi melalui Internet ke operator telekomunikasi Indonesia, seperti, XL, Axis, esia, BakrieTel dll karena mereka semua menggunakan protokol yang sama dengan asterisk yang digunakan oleh OpenBTS yaitu Session Initiation Protocol (SIP).
  • Membuat ENUM Server sendiri agar dapat mengenali penomoran +62.    

Source: http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Mudahnya_Membuat_Operator_Selular_Sendiri!_Nelepon_pakai_GSM_gratis_aja_kalee_..

Bencana-Bencana Paling Mematikan dalam Sejarah


Bencana-Bencana Paling Mematikan dalam Sejarah
Pada 12 Januari 2010, setahun lalu, gempa dengan kekuatan 7,0 skala Richter mengguncang Haiti. Ini adalah gempa paling dahsyat yang pernah mengguncang negara kepulauan itu dalam 200 tahun.

Episentrum gempa saat itu berada sekitar 16 kilometer selatan Ibu Kota, Port-au-Prince. Meski tak seberapa besar, dampaknya sungguh dahsyat, 200 ribu penduduk Haiti tewas.

Saat alam murka, di situlah terkuak kelemahan manusia. Angin kencang, tsunami, gempa bumi, letusan gunung berapi bisa membunuh ribuan manusia dalam seketika. Seringkali berapa pastinya korban jiwa yang diakibatkan bencana tak pernah diketahui.

Selain itu, tak mungkin membandingkan dampak bencana alam di era modern dan di masa lalu secara pasti. Salah satu alasannya, saat ini jumlah penduduk naik drastis dibanding beberapa abad lalu. Mereka tinggal di daerah-daerah berbahaya, di lereng gunung, dekat perairan. Bencana di masa kini berpotensi membunuh lebih banyak orang.

Berikut adalah bencana yang masuk daftar terburuk sepanjang sejarah:

12 Januari 2010: Gempa Haiti menewaskan 200 ribu jiwa, jumlah pasti korban tidak diketahui. Palang Merah memperkirakan bencana ini mempengaruhi hidup 3 juta orang Haiti.

2 Mei 2008: Jumlah korban tewas akibat Topan Nargis masih belum jelas, tapi diperkirakan mencapai lebih dari 140 ribu orang. Penduduk Myanmar yang tinggal di sekitar persawahan di dataran rendah terjebak, tak tahu ke mana harus lari, lalu tersapu topan.

8 Oktober 2005: Gempa berkekuatan 7.6 SR di Pakistan menewaskan lebih dari 40 ribu orang. Kerusakan dan korban jiwa disebabkan oleh dangkalnya pusat gempa.

Agustus 2005: Badai Katrina menewaskan lebih dari 1.800 orang dan merupakan badai terparah dalam sejarah AS. Ini lebih mematikan dari bencana di negeri Paman Sam dalam beberapa dekade terakhir. Efeknya  terasa hingga saat ini, penduduk New Orleans dan di pesisir masih berjuang memulihkan kehidupan mereka.

26 Desember 2004: Gempa dengan kekuatan 9.3 Skala Richter mengguncang Samudera Hindia. Gempa dahsyat ini memicu Tsunami yang menewaskan lebih dari 225.000 orang.

1985: Letusan dahsyat Gunung Nevado del Ruiz, Kolombia, menewaskan 25 ribu orang, sebagian besar karena tersapu banjir lahar.

1976: Gempa dengan kekuatan 8 Skala Richter mengguncang Tangshan, Cina, menewaskan 255 ribu hingga 655 ribu jiwa.

1931: Banjir Sungai Kuning diperkirakan telah membunuh 1 juta sampai 3,7 juta manusia. Ada yang tewas tenggelam, terkena penyakit akibat banjir, juga kelaparan. Sungai ini juga pernah meluber dahsyat dan menewaskan korban dengan jumlah yang sama besar.
1815: Letusan Gunung Tambora pada 1815. Diperkirakan 80 ribu orang meninggal karena kelaparan. Petaka juga dirasakan di Eropa dan Amerika Utara. Tahun 1816 dijuluki 'The Year without Summer', tak ada musim panas di tahun  itu.

Letusan Tambora juga mengakibatkan gagal panen di China, Eropa, dan Irlandia. Hujan tanpa henti delama delapan minggu memicu epidemi tifus yang menewaskan 65 ribu orang di Inggris dan Eropa. Kelaparan melumpuhkan di Inggris.

1737: Bencana mengguncang Calcutta, India, menewaskan 300 ribu orang. Awalnya para ilmuwan menduga malapetaka itu diakibatkan gempa bumi, namun belakangan diketahui penyebab bencana itu cenderung mengarah ke angin topan.

1556: Gempa di Shaanzi, Cina menewaskan 830 ribu orang. Tidak ada yang tahu seberapa besar magnitud sebenarnya.

1330-1351: The Black Death atau pandemik penyakit pes disebabkan bakteri Yersinia pestis, diperkirakan menewaskan sekitar 75 juta orang, atau 30 hingga 60 persen populasi Eropa.

1138: Gempa bumi Aleppo, Suriah, menewaskan sekitar 230 ribu orang. Dalam data US Geological Survey (USGS), ini adalah gempa paling mematikan keempat  sepanjang masa.

1500 SM atau lebih: Pulau Stroggli di Mediterrania terhempas. Gelombang Tsunami memusnahkan peradaban Minoan. Area bencana itu saat ini disebut Santorini. Plato menyebutnya situs di mana kota legendaris, Atlantis menghilang.

Artikel lain yang mungkin Anda sukai :
Sejarah Tsunami Mematikan Sejak Tahun 6.000 Sebelum MasehiSejarah Crop Circle, Lingkaran yang Dibuat UFO?Sejarah Pemeliharaan Al-Qur'an di Masa Rasulullah dan Para Khalifah
Inilah Buku Penyebab Indonesia Dijajah Belanda 3,5 Abad
Penemuan Terbesar Nikola Tesla Yang Tidak Diketahui Banyak OrangPalung Laut Terdalam Simpan Rahasia IklimTempat-tempat Menakjubkan di Muka BumiPlanck Berhasil Merekam Gambar Jagat Raya

10 Perilaku Seksual Akibat Facebook

Perilaku Seksual Akibat Facebook
Kehadiran situs jejaring sosial seperti Facebook, Friendster, atau Twitter sedikit banyak telah mengubah perilaku dan gaya hidup sebagian besar masyarakat. 

Pengaruh luar biasa dari jejaring sosial dunia maya ini juga telah merasuk dalam kehidupan pribadi para penggunanya, termasuk perilaku berhubungan dengan orang lain. 

Menurut hasil penelitian terbaru yang digagas majalah Mens Health di Amerika Serikat, jejaring Facebook yang saat ini merupakan situs yang paling banyak diakses telah mengubah banyak aspek perilaku, khususnya terkait dengan cara menjalin hubungan dengan pasangan. 

Ada banyak temuan menarik dari hasil survei terhadap sekitar 3.000 pengguna  ini. Sebanyak 1.377 pria dan 1.540 wanita menjadi target dalam penelitian ini.  Berikut adalah beberapa temuan penting dari penelitian ini: 

1. Tak jujur dalam status  
Sebanyak 24 persen facebooker tidak memasang status relationship mereka sejujurnya. Dengan begitu, mereka lebih menyukai 'opsi terbuka' pada kemungkinan selingkuh atau meneruskan flirting dengan orang lain. Tercatat, sebanyak 27 persen pengguna tidak memasang status hubungan sama sekali, dan setengah dari mereka masih melajang.

2. Sarana "Flirting"
Sebanyak 70 persen pengguna mengaku memanfaatkan Facebook untuk merayu atau menggoda teman. Sebanyak 24 persen si penggoda ini mengunakan jejaring sosial untuk merayu orang lain ketimbang pasangannya sendiri.

3. Membakar cemburu
Sebanyak 59 persen pengguna mengaku sering cemburu karena pasangannya berhubungan dengan orang lain di Facebook. Hasil penelitian Amy Muise PhD dari University of Guelph mengindikasikan, Facebook berkontribusi memicu kecemburuan, bahkan pada orang yang sebenarnya tidak punya kecenderungan atau sifat cemburu.

4. Bencana "posting wall" 
Sebanyak 29 persen pengguna mengatakan bahwa kiriman pesan di dinding (wall) atau foto dapat menimbulkan masalah dengan pasangan. Sebanyak 42 persen mengatakan, mereka mendapat keluhan dari pasangannya, dan 11 persen dari yang disurvei menempatkan pasangan mereka pada profil terbatas sehingga tak dapat mengakses atau melihat semua aktivitas yang dia lakukan di Facebook (baik kiriman di wall, komentar, maupun foto).

5. Pilih teman yang menarik
Sebanyak 55 persen facebooker mengirim friend request kepada seseorang yang mereka anggap menarik dan penting. Sebanyak 23 persen mengirim ajakan berteman pada orang tak dikenal, tetapi berpenampilan menarik.

6. Cari mantan kekasih
Sebanyak 85 persen pengguna mencari dan menelusuri mantan kekasihnya melalui Facebook. Sekitar 17 persen dari mereka selalu mengecek halaman mantan kekasihnya, setidaknya sekali dalam seminggu.

7. Mengintai pacar atau mantan pacar
Sebanyak 59 persen facebooker selalu "mengintai" profil pasangannya atau mantan kekasihnya, mencari petunjuk tentang hubungan mereka dengan orang lain. Apakah Anda juga termasuk pengintai?

8. Cinta lama bersemi kembali
Sebanyak 32 persen wanita mencoba menjalin kembali hubungan dengan kekasihnya di Facebook. Sekitar 16 persen dari wanita ini berstatus sedang menjalin hubungan dengan seseorang. Bagaimana dengan pria? Sekitar 36 persen pria mencoba menjalin kembali dengan mantannya melalui Facebook; 1 dari 5 pria ini mengaku sedang menjalin hubungan. Sementara itu, sekitar 3 persen responden mengakhiri hubungannya dengan membatalkan status hubungan melalui Facebook.

9. Membobol akun pasangan
Ada 23 persen responden yang mengaku pernah membobol atau meng-hackakun pasangannya di Facebook. Sebanyak 18 persen responden mengaku tahu password pasangannya, sekitar 85 persen mengaku diberi tahupassword-nya, 16 persen menebak password-nya, dan 9 persen responden sengaja meng-hack akun Facebook pasangan.

10. Ajang selingkuh
Sebanyak 5 persen responden mengaku berselingkuh dengan orang lain. Bagaimana mereka berselingkuh lewat Facebook? Para responden memberikan sejumlah alasan: 

- "Saya bosan dengan hubungan selama ini. Rayuan-rayuan di Facebook memancing saya untuk berselingkuh."

- "Saya pernah bertemu bahkan tidur dengan dua lelaki yang saya kenal di Facebook."

- "Ya, saya berselingkuh dengan seseorang yang saya temui di Facebook (teman selingkuh saya adalah mutual friend dan satunya lagi teman dekat)."

- "Saya membuat rencana-rencana untuk bertemu melalui pesan di Facebook."

- "Ada seorang lelaki yang pernah saya kenal selama bertahun-tahun. Walau saya berkencan dengan orang lain ketika itu seperti halnya yang dia lakukan, kami masih sering kontak melalui Facebook; semisal merancang pertemuan, mengekspresikan perasaan satu sama lain, dsb."

- "Saya menggunakan pesan pribadi untuk merancang pertemuan dengan mantan."

4 Tips Mengamankan Anak dari Bahaya Internet

Bahaya Internet bagi anak
Ranah internet tidak sepenuhnya aman, apalagi jika pengguna tidak memiliki tameng untuk melindungi dirinya dari risiko yang menghadang. Pengamanan diri dari bahaya internet sebaiknya dilakukan, apalagi jika berkaitan dengan jaringan yang dipakai publik.
Di lingkungan sekolah apalagi, murid-murid yang memakai jaringan internet sekolah harus dijauhkan dari segala bentuk ancaman mulai dari soal privasi dan file sharing, kebebasan berpendapat di internet, konten yang tidak pantas, sampai ke permasalahan virus dan keamanan jaringan sekolah. Berikut sejumlah tips yang bisa dilakukan para admin atau guru agar anak didik dan jaringan sekolahnya aman:
1. Memasang Firewall
Admin di sekolah sebaiknya menginstal software firewall yang mampu memonitor informasi baik yang menuju maupun yang keluar dari server sekolah, sebagai langkah pengamanan jaringan. Firewall ini akan mampu mencegah informasi tertentu (baik file atau pun program) berseliweran keluar atau pun masuk jaringan sekolah. Dengan adanya firewall, guru maupun pelajar tidak dimungkinkan untuk mendownload software gratisan, mengunggah/mengirim informasi tertentu atau membuka attachment email. Aksi mendownload dan membuka file attachment bisa menjadi jalan bagi virus untuk merusak sistem komputer dan membuka celah bagi hacker untuk mengakses informasi milik sekolah.
2. Memasang Software Filtering
Langkah selanjutnya adalah memasang software filtering untuk mencegah pelajar mengakses informasi atau situs-situs yang tidak pantas. Filter ini bekerja berdasarkan kata kunci (keyword) atau frase tertentu yang diketikkan. Jika dirasa kata kunci yang diketikkan mengandung kata-kata ‘dewasa’ seperti seks atau payudara, maka user tidak akan menemukan hasil pencarian yang dituju. Meski begitu filter ini tidak bisa sukses 100% karena kini pemilik situs makin lihai menyiasati pemblokiran akses dengan cara menciptakan URL yang tidak mencurigakan, namun dalam kenyataan menyesatkan. Terkadang, beberapa filter ada yang mencegah user menggunakan layanan chattingdan blog karena alasan konten yang tidak pantas dan risiko keamanan. Pemasangan filter tetap menjadi langkah yang dihimbau untuk dilakukan demi keamanan para pelajar.
3. Membatasi Upload Konten
Keamanan internet bukan hanya berbicara tentang apa yang kita akses, namun juga tentang apa yang kita posting di internet. Sejumlah sekolah memiliki kebijakan pelarangan pemakaian foto para pelajar di situs mereka. Yang lain boleh memakai foto, namun dengan syarat tidak mencantumkan nama. Sedang sekolah lain ada yang membolehkan foto, namun dengan nama depan saja.
4. Jadi Panutan
Beberapa tips di atas adalah aksi yang penting dilakukan untuk mengamankan pelajar dan sekolah dari bahaya internet. Namun di luar itu, langkah terpenting ada di pundak guru dan orang tua yang diharapkan mampu menjadi panutan bagi murid dan anak-anaknya dengan mengajarkan anak untuk memakai internet secara bertanggung jawab. Diskusi di kelas dan peragaan adalah sesuatu yang sangat bermanfaat bagi pelajar. Dengan hal tersebut, melek akan bahaya internet dan berselancar di dunia maya secara sehat bukanlah hal yang susah lagi.

Pengembangan Teknologi Nuklir

Teknologi Nuklir
Jika kita mengucapkan kata "Nuklir" pada orang awam, mungkin dibenaknya kita sedang membicarakan kata yang sepada maknanya yaitu “Kematian”. Tragedi Hiroshima dan Nagasaki 60 tahun silam telah cukup meninggalkan “cacat bawaan” terhadap nuklir sebagai teknologi yang harus ditolak dan menutup mata bahwa sekarang ini, teknologi nuklir telah banyak didayagunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Indonesia sendiri telah lama mengembangkan teknologi nuklir dan memiliki tiga reaktor nuklir yaitu Reaktor G. A Siwabessy di Serpong, Reaktor Triga 2000 di Bandung dan Reaktor Kartini di Yogyakarta. Ketiga reaktor ini termasuk dalam jenis reaktor riset yang tujuannya pun untuk berbagai penelitian dibidang nuklir dan menghasilkan berbagai macam teknologi yang penggunaanya non energi, misalnya untuk bidang pertanian, biologi, peternakan, industri, kedokteran, dan bidang-bidang non energi lainnya.


Nuklir, Inti Atom Tanpa Kulit
Untuk mengenal lebih jauh tentang nuklir, kita harus mengetahui lebih dahulu apa itu atom. Atom merupakan bagian terkecil dari suatu molekul, sedangkan molekul adalah bagian terkecil dari benda yang masih memiliki sifat-sifat fisik dan kimia. Atom dan molekul sendiri memiliki sifat yang berbeda. Dalam modelnya, atom digambarkan sebagai sebuah bola kecil yang terdiri dari inti atom bermuatan positif dan kulit atom bermuatan negatif. Elektron dikulit terluar atom tidak memiliki massa (massa=0) sedangkan proton dan neutron masing-masing memiliki massa 1 sma (1,7x 10-27 Kg). Sehingga dapat dikatakan bahwa massa atom terpusat didalam inti yang meliputi 99,975% total massa atom.

Didalam ilmu fisika, inti inilah yang disebut nuklir. Jadi nuklir merupakan bagian terkecil dari atom dimana massa atom terkumpul. Nuklir tidak mempunyai struktur yang khas dan hanya merupakan inti yang terkandung dalam atom sebagaimana nukleus yang terdapat dalam inti sel dalam ilmu biologi. Sehingga bila berbicara tentang nuklir, sebenarnya kita sedang berbicara tentang inti atom yang “telanjang” tanpa kulit yang mengelilinginya.

Reaksi Nuklir
Bahan bakar yang digunakan untuk melakukan reaksi nuklir adalah Uranium dan tidak dapat menggunakan sembarang unsur. Umumnya Uranium yang digunakan adalah Uranium-235 (92U235) yang merupakan isotop dari Uranium-238 (92U238). Ada dua macam reaksi pada nuklir yaitu reaksi fisi (pembelahan inti) dan reaksi fusi (penggabungan inti). Pada reaksi fisi, inti atom akan pecah menjadi inti-inti yang lebih kecil. Secara eksperimen hal ini dapat dijelaskan melalui penembakan unsur U235 dengan partikel neutron termik (partikel neutron yang bergerak sangat lambat). Saat partikel neutron ini menembus inti Uranium maka inti tersebut akan tereksistasi dan menjadi tidak stabil dan akan kehilangan bentuk asalnya. Inti akan membelah menjadi unsur-unsur yang lebih kecil dengan melepaskan energi dalam bentuk panas, sekaligus melepas 2-3 neutron. Saat inti mengalami perubahan bentuk, inti memancarkan radiasi-radiasi alfa, beta, dan gamma.
reaksi fisi nuklir
 
Reaksi lain yang terjadi pada nuklir adalah reaksi fusi. Pada reaksi jenis ini inti-inti atom bergabung membentuk inti atom yang lebih besar. Reaksi ini biasanya terjadi pada matahari atau bintang-bintang dan ledakan bom hidrogen. Reaksi fusi ini digolongkan dalam reaksi endotermik (bereaksi dengan memerlukan energi), sedangkan reaksi fisi termasuk reaksi eksotermik yaitu bereaksi dengan melepas energi. Energi yang dihasilkan dari reaksi fisi sangatlah luar biasa besar. Sebagai ilustrasi: dalam 1 gram U235 terdapat 25,6×1020 atom U235. Atom ini bereaksi dengan melepaskan energi sebesar 200 MeV, sehingga 1 gram U235 dapat melepas energi sebesar 51,2x 1022 MeV atau sebesar 81,92×109 Jolue. Energi ini biasanya dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik (PLTN), pengerak kapal selam atau kapal induk sehingga bisa bertahan di lautan bertahun-tahun tanpa perlu suplai energi dari luar. 

Proteksi Radiasi Nuklir
Karena reaksi nuklir merupakan reaksi yang sangat berbahaya, maka reaksi nuklir harus dilakukan didalam suatu reaktor nuklir. Hal ini dilakukan untuk memproteksi masyarakat, peneliti nuklir, dan lingkungan dari radiasi nuklir yang berbahaya. Untuk itu, reaktor nuklir dilengkapi dengan sistem keselamatan terpasang dan ditambah dengan lapisan-lapisan pelindung/proteksi lainnya. 

Sistem keselamatan terpasang berupa air pendingin yang bekerja untuk mendinginkan reaktor. Bila suhu dalam teras reaktor naik melebihi suhu operasi normal, maka suhu air akan naik pula dan air akan menjadi uap sehingga air tersebut tidak dapat lagi memperlambat gerakan neutron cepat hasil fisi. Karena neutron dalam keadaan cepat maka neutron ini tidak dapat lagi digunakan untuk reaksi nuklir selanjutnya. Selain itu, reaktor juga dilengkapi dengan tujuh lapisan pengaman yaitu penghalang pertama adalah matrik bahan bakar yang berbentuk padat. Ini dimaksudkan agar semua limbah radioaktif tetap terikat pada bahan bakar. Penghalang kedua adalah kelongsong bahan bakar yang dirancang tahan terhadap korosi pada temperatur tinggi dan dibuat dari campuran khusus (zircaloy).

Penghalang ketiga adalah sistem pendingin yang akan melarutkan bahan radioaktif apabila terlepas dari kelongsong. Penghalang keempat adalah perisai beton yang berbentuk kolam sebagai wadah atau penampung air. Penghalang kelima dan keenam adalah sistem pengukung reaktor secara keseluruhan yang terbuat dari pelat baja dan beton setebal dua meter dan kedap udara dan penghalang terakhir adalah jarak, karena umumnya reaktor nuklir dibangun didaerah yang cukup jauh dari pemukiman penduduk. 

Pengolahan Limbah Radioaktif 
Sebagaimana proses industri, pengolahan nuklir untuk tujuan penelitian juga menghasilkan limbah yang dinamakan limbah radioaktif. Limbah ini hampir 99% berasal dari bahan bakar bekas yang radioaktifitasnya masih tinggi, sedangkan 1% berasal dari baju pelindung, kain pembersih, peralatan laboratorium, dan sarung tangan yang digunakan oleh para pekerja reaktor. Untuk proses pengolahan limbah nuklir di Indonesia, dilakukan di Instalasi Pengolahan Limbah Radioaktif (IPLR) di PPTN Serpong. 

Tahapan pengolahan limbah radioaktif ini dimulai dari pengangkutan limbah dari instalasi penimbun limbah ke IPLR dengan mobil pengangkut khusus. Untuk limbah padat dimasukkan kedalam drum yang dilengkapi dengan label informasi limbah, sedangkan limbah cair dimasukkan dalam tangki penampung. Pengolahan limbah cair dilakukan dengan cara evaporasi untuk mereduksi volume limbah. Konsentrat hasil evaporasi selanjutnya dikungkung dalam shell beton 950 dengan campuran semen. Sedangkan untuk limbah radioaktif cair korosif yang mengandung flour, dilakukan secara kimia pada fasilitas chemical treatmen. 

Untuk limbah cair organik dan limbah padat terbakar, direduksi volumenya dengan cara insenerasi dengan kapasitas pembakaran 50 kg/jam beserta peralatan sementasi abu dalam drum 100L. Untuk limbah padat termampatkan proses reduksi volume dilakukan dengan cara kompaksi dengan kekuatan 600 kN. Sedangkan untuk limbah padat tak terbakar dan tak termampatkan, pengolahannya dilakukan secara langsung dengan cara sementasi dalam shell beton 350L/200L. Selanjutnya limbah dengan berbagai aktivitas (aktivitas tinggi, menengah, dan rendah) disimpan di fasilitas penyimpanan limbah sementara, yang kedap air berdasarkan kelompok aktivitasnya masing-masing. Waktu penyimpanan sementara berkisar antara 10-50 tahun dan selama itu, aktivitas zat radioaktif selalu dipantau, hingga waktu paruhnya benar-benar telah habis dan aman bagi lingkungan. 

Pemanfaatan Nuklir
Seperti telah disinggung di awal, bahwa teknologi nuklir dewasa ini telah didayagunakan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia. Terlepas dari pemanfaatannya sebagai senjata perang, tenaga nuklir khususnya zat radioaktif telah dipergunakan secara luas dalam berbagai bidang. Bidang-bidang itu antara lain bidang energi, kedokteran, pertanian, industri, peternakan, dan lain sebagainya.

Dibidang energi, tenaga nuklir telah dimanfaatkan secara besar-besaran untuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Bidang kedokteran telah mengambil manfaat dari tehnik nuklir seperti pemeriksaan medik dengan menggunakan pesawat gamma kamera, renograf-prototipe yang berguna untuk diagnosis fungsi ginjal, pesawat sinar X-prototipe yang berguna sebagai diagnosis anatomi organ tubuh, Thyroid uptake-prototipe untuk uji tangkap gondok, dan brachterapi yang digunakan sebagai terapi kanker rahim, pemeriksaan jantung koroner, dan mendeteksi pendarahan pada saluran pencernaan. Dibidang pertanian, tehnik nuklir dimanfaatkan untuk mendapatkan varitas tanaman yang unggul seperti varitas padi dan kedelai melalui tehnik irradiasi. 

Dibidang industri, Distributed Control System (DCS) dan Nucleonic Control System (NCS) telah dipergunakan untuk mendeteksi berbagai kesalahan atau kelainan pada sistem kerja alat industri. DSC dan NSC akan secara otomatis melakukan pengendalian jika terdapat ada kelainan dalam operasi terutama dalam sistem produksi. Dibidang peternakan, tehnik nuklir telah dimanfaatkan untuk memproduksi vaksin untuk anak ayam, penggemukan hewan ternak, peningkatan daya tahan ternak terhadap penyakit, dan lain sebagainya. 

Penutup
Merujuk pada kenyataan bahwa nuklir telah memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat sebagaimana telah dijelaskan diatas, maka sudah saatnya phobia akan tragedi Hiroshima dan Nagasaki 60 tahun silam menjadi berkurang atau bahkan hilang sama sekali. Tidaklah bijak jika masyarakat kita mengadili (menilai buruk) sesuatu, sementara dia sendiri tidak mengerti tentang substansi apa yang disalahkan. Untuk itu sudah saatnya masyarakat kita, mesti berpikir positif akan setiap perkembangan teknologi nuklir. Demikian juga dengan peneliti dan ahli nuklir, dengan adanya kepercayaan dari masyarakat, diharapkan mereka dapat profesional melakukan kerjanya berdasarkan kaidah-kaidah ilmiah yang telah ada dan meminimalisasi kegagalan yang mungkin terjadi. Tentunya masyarakat kita tidak ingin Tragedi Chernobyl di Ukrania akan terulang dan bahkan terjadi di Indonesia. 



Artikel lain yang mungkin Anda sukai :