Spesifikasi Samsung Galaxy S III

Akhirnya Samsung merilis Smartphone Android Galaxy S III yang telah lama ditunggu, diluncurkan secara resmi oleh Samsung pada Kamis (3/5/2012).






Samsung Galaxy S3 dibekali processor yang mereka kembangkan sendiri, quad-core Exynos 1,4GHz, dengan Display super AMOLED 4.8 inci.


Tebal Smartphone ini hanya 8,6mm dengan berat 133 gr. Memiliki kamera belakang 8 MP dan kamera depan 1,9 MP.


 Spesifikasi Samsung Galaxy S III :

GENERAL2G NetworkGSM 850 / 900 / 1800 / 1900
3G NetworkHSDPA 850 / 900 / 1900 / 2100
4G NetworkLTE (regional)
Announced2012, May
StatusComing soon. Exp. release 2012, May
BODYDimensions136.6 x 70.6 x 8.6 mm
Weight133 g
- Touch-sensitive controls
DISPLAYTypeSuper AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
Size720 x 1280 pixels, 4.8 inches (~306 ppi pixel density)
MultitouchYes
ProtectionCorning Gorilla Glass 2
- TouchWiz UI v4.0
SOUNDAlert typesVibration; MP3, WAV ringtones
LoudspeakerYes
3.5mm jackYes
MEMORYCard slotmicroSD, up to 64 GB
Internal16/32/64 GB storage, 1 GB RAM
DATAGPRSClass 12 (4+1/3+2/2+3/1+4 slots), 32 - 48 kbps
EDGEClass 12
SpeedHSDPA, 21 Mbps; HSUPA, 5.76 Mbps
WLANWi-Fi 802.11 a/b/g/n, DLNA, Wi-Fi Direct, Wi-Fi hotspot
BluetoothYes, v4.0 with A2DP, EDR
NFCYes
Infrared portNo
USBYes, microUSB v2.0 (MHL), USB On-the-go
CAMERAPrimary8 MP, 3264x2448 pixels, autofocus, LED flash
FeaturesSimultaneous HD video and image recording, geo-tagging, touch focus, face and smile detection, image stabilization
VideoYes, 1080p@30fps
SecondaryYes, 1.9 MP, 720p@30fps
FEATURESOSAndroid OS, v4.0.4 (Ice Cream Sandwich)
ChipsetExynos 4212 Quad
CPUQuad-core 1.4 GHz Cortex-A9
GPUMali-400MP
SensorsAccelerometer, gyro, RGB sensor, proximity, compass, barometer
MessagingSMS(threaded view), MMS, Email, Push Mail, IM, RSS
BrowserHTML, Adobe Flash
RadioStereo FM radio with RDS
GPSYes, with A-GPS support and GLONASS
JavaYes, via Java MIDP emulator
ColorsBlue, White
- MicroSIM card support only
- S-Voice natural language commands and dictation
- Smart Stay eye tracking
- Dropbox (50 GB storage)
- Active noise cancellation with dedicated mic
- TV-out (via MHL A/V link)
- SNS integration
- MP4/DivX/XviD/WMV/H.264/H.263 player
- MP3/WAV/eAAC+/AC3/FLAC player
- Organizer
- Image/video editor
- Document editor (Word, Excel, PowerPoint, PDF)
- Google Search, Maps, Gmail,
YouTube, Calendar, Google Talk, Picasa integration
- Voice memo/dial/commands
- Predictive text input (Swype)
BATTERYStandard battery, Li-Ion 2100 mAh



Perbedaan Antara PSP 3000, PSP Go dan PS Vita

Berikut ini adalah perbedaan antara PSP 3000, PSP Go dan PS Vita:




1. Ukuran
PSP Lite 3000: 170mm x 69mm x 18mm (panjang x tinggi x lebar)

PSP Go: 128 mm x 69 mm x 16.5 mm (panjang x tinggi x lebar)

PS Vita: 182mm x 84mm x 18.6mm (panjang x tinggi x lebar)

pada sisi ukuran, psp go merupakan yang terunggul di antara konsol teringan karena lebih pendek dan lebih tipis, meskipun memiliki gaming pad slide down di belakang layarnya. Psp go masih memegang gelar alat portable teringan di dalam generasi psp.


2. Game genre support
psp lite 3000: Aksi, petualangan, pertarungan, musik, teka-teki, balap, role-playing, shooting, simulasi, olahraga, strategi

psp go: Aksi, petualangan, pertarungan, musik, teka-teki, balap, role-playing, shooting, simulasi, olahraga, strategi

ps vita: Aksi, petualangan, augmented reality, pertarungan, musik, teka-teki, balap, role-playing, shooting, simulasi, permainan sosial, olahraga, strategi.

Semua konsol permainan telah diciptakan untuk memenuhi genre permainan sebanyak mungkin. Psp tidak dapat memiliki game-game augmented reality tanpa cacat, namun ps vita bisa. Terima kasih kepada geotagging dengan gps-nya, deteksi muka dan pengambil foto lewat kamera depan, dan bahkan augmentasi dengan menggunakan kamera belakang atau layar sentuh, hal ini seolah-olah anda sedang melihat realitas dengan mata yang berbeda, dengan menggunakan ps vita.


3. Play mode support
psp lite 3000: Remote play

psp go: Remote play

ps vita: Remote dan cross play

PSP lite dan PSP go memiliki kemampuan konektifikasi dengan playstation 3 dimana anda dapat mem-pause game pada ps 3 dan meneruskannya di kedua handheld tersebut. Keduanya bisa bekerja dengan jaringan wifi. Tapi, PS vita tidak hanya bekerja dengan remote play tetapi juga dengan cross play dimana anda dapat berinteraksi atau menggunakan handheld real time, bukan hanya sebagai sistem gamingnya yang terpisah, tetapi juga remote control ketika memainkan ps 3, menyeberangi batasan-batasan psp biasa.


4. Social networking app support
psp lite 3000: Tidak, berbasis browser

psp go: Tidak, berbasis browser

ps vita: Ya, berbasis browser dan app support

Telah cukup lama psp lite dan psp go men-support skype yang melekat pada sistem penggunaannya, kapan pun anda terhubung dengan wifi. Namun, ps vita men-support jaringan sosial dimana anda dapat menggunakan aplikasi-aplikasi yang khusus dikembangkan untuk jenis gadget ini. Facebook, foursquare, dan twitter dapat digunakan dengan menggunakan psp ini.


5. Main input/output
psp lite 3000: Wifi, usb 2.0, memory stick pro duo, analog video out, microphone

psp go: Wifi, bluetooth, usb 2.0, memory stick micro, microphone

ps vita: Wifi, bluetooth, 3g, playstation vita card, microphone, kamera depan dan belakang, gps, layar sentuh, layar sentuh belakang, sensor gerak enam tombol.

PSP go mungkin sedikit lebih tinggi dari psp lite karena kemampuannya yang dapat terhubung dengan bluetooth, tapi “go” terlalu lambat dibandingkan dengan ps vita yang memiliki banyak cara untuk berinteraksi dengan banyak game dan program lainnya. 3g adalah satu fitur unik yang mengaktivasikan gps support. Kameranya dapat digunakan untuk pendeteksian wajah. Dan layar sentuh dapat digunakan untuk interaksi dan kontrol game secara lebih mendalam. Sensor gerak juga merupakan cara baru untuk menikmati permainan di dalam psp vita ini, tergantung kemampuan ayunan anda.


6. Tombol dan kenop
PSP lite 3000: Atas, bawah, kiri, kanan, analog stick x1, segitiga, lingkaran, kotak, kali, r1, l1, tombol start, tombol select, tombol ps, kenop power/hold, kenop wifi, tombol display, tombol suara, tombol volume + atau –

psp go: Atas, bawah, kiri, kanan, analog stick x1, segitiga, lingkaran, kotak, kali, r1, l1, tombol start, tombol select, tombol ps, kenop power/hold, kenop wifi, tombol display, tombol suara, tombol volume + atau –

ps vita: Atas, bawah, kiri, kanan, analog stick x2, segitiga, lingkaran, kotak, kali, r1, l1, tombol start, tombol select, tombol ps, kenop power/hold, tombol volume + atau –

Tombol-tombolnya hampir sama untuk semua unit, khususnya psp lite dan psp go. Namun, ps vita sedikit berbeda, seperti dual analog stick yang dapat digunakan oleh pemain fps dimana satu analog stick-nya untuk gerakan sedangkan yang satu lagi bisa dialokasikan untuk posisi kamera. Juga, kenopnya pun semakin berkurang, dimana fungsi-fungsi lainnya dapat diakses langsung lewat layar dengan kemampuan layar sentuh.


7. RAM dan storage
psp lite 3000: 64mb ram, 2gb vram, expandable memory stick duo (1, 2, 4, 8, 16, 32, 64, or 128gb)

psp go: 64mb ram, 2gb vram, expandable memory stick micro (1, 2, 4, 8, 16, 32, 64, or 128gb)

ps vita: 512mb ram, 128mb vram, 16gb internal storage, playstation vita card (4, 8, 16, or 32gb)

RAM adalah satu faktor utama dalam mengetahui kecepatan sistem dalam memproses grafik, fungsi, dan operasi lainnya. Psp lite dan psp go memiliki ram storage dasar sehingga tidak masalah untuk melakukan sedikit dan beberapa task namun terbatas. Tapi, ps vita sangat jauh dari para pendahulunya, bahkan dengan ram itu sendiri, 8 kali lebih besar. Ps vita memiliki ram khusus untuk pemrosesan video sebesar 128 mb, yang membuktikan mengapa kejelasan dan mutu videonya jauh lebih nyata.


8. Kekuatan batere
psp lite 3000: 9 jam

psp go: 3 sampai 5 jam

ps vita: 3 sampai 4 jam

Logika dari angka durasi tersebut didasarkan pada support yang dapat diakses oleh ketiga konsol ini. Ps vita memiliki masa batere terendah disebabkan oleh energi yang diminta oleh kinerja processor, kapasitas layar, dan operasi mesin grafis. Namun, harus diketahui bahwa masa batere vita memiliki akses untuk semua kemampuan, seperti untuk volume dan pencahayaan layar maksimum. Hal ini berarti bahwa handheld ini dapat memperpanjang waktu standby dan waktu pengoperasian ketika semua setting dipasang pada standard.


9. Tampilan
psp lite 3000: 4.3 inci, jenis transparansi penuh 16:9, tft drive, 480×272 pixel, 16 juta warna

psp go: 3.8 inci, jenis transparansi penuh 16:9, tft drive, 480×272 pixel, 16 juta warna

ps vita: 5 inci, 960×544 pixel, layar oled 16 juta warna

PSP Lite dan PSP Go tidak memiliki banyak perbedaan dalam hal kualitas tampilan, kecuali untuk perbedaan 0,5 inci di atas karena psp go memiliki konsep yang lebih ringan. Namun, ps vita cukup berbeda perihal kualitas layar karena dioda-dioda yang digunakan, khususnya, oled. Vita memiliki 16 juta warna yang sama dengan handheld sebelumnya, namun pikselasinya dua kali lebih besar di banding dua psp tersebut, sehingga detail dan garisnya lebih bersih dan teratur, meskipun masih banyak ditemukan inkonsistensi di dalam beberapa game. Hal ini juga membuat ps vita menjadi perangkat sempurna untuk melihat film, video, dan bahkan game-game bergrafis berat atau bergerak cepat.


10. Processor
psp lite 3000: R4000 at 1~333mhz

psp go: R4000 at 1~333mhz

ps vita: Quad-core arm cortex a9 mpcore

Berdasarkan spesifikasi itu sendiri, baik psp lite maupun psp go tidak sepadan dengan spesifikasi ps vita karena processor vita empat kali lebih kuat. Ps vita telah dirancang untuk tidak hanya memenuhi tuntutan game yang memiliki grafis, bayangan, tekstur 3d, dan bahkan audio yang lebih detail, tetapi juga memenuhi multitasking dalam memainkan musik, mengaktivasi 3g atau wifi, dan bahkan menggunakan jejaring sosial.

Source:
tiptoptens.com











Chevrolet Equinox Mobil Militer Berbahan Bakar Hidrogen


Kendaraan militer terkenal boros bahan bakar dan tidak ramah lingkungan. Tapi di tangan General Motors, mobil militer berhasil diubah menjadi kendaraan yang irit dan ramah lingkungan.


Produsen mobil asal Amerika Serikat ini membuat armada kendaraan militer pertama di dunia yang digerakkan oleh bahan bakar fuel-cel hidrogen. Ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan minyak bumi.


Chevrolet Equinox berbahan bakar hydrogen fuel-cell pertama kali diperkenalkan pada tahun 2006 lalu. Mobil jenis Sport Utility Vehicle (SUV) ini dapat dijalankan hingga 320 km untuk sekali pengisian, dan dapat diisi ulang hanya dalam waktu lima menit.


Hebatnya, Chevrolet Equinox ini tidak menghasilkan emisi apapun selain tetesan air murni yang menetes dari pipa knalpotnya.


Kendaraan ini sangat baik untuk mengurangi penggunaan energi minyak bumi, dan memperkuat kemandirian energi.

Source:
http://www.worldcarfans.com

PLTSa- Teknologi Merubah Sampah Menjadi Listrik

Sampah memang menjadi masalah di kota besar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Sering terjadi konflik antara pemerintah dengan warga masyarakat yang lokasinya menjadi tempat pembuangan akhir (TPA). Di negara negara maju seperti Denmark, Swis, Amerika dan Prancis. Mereka telah memaksimalkan proses pengolahan sampah. Tidak hanya mengatasi bau busuk saja tapi sudah merobah sampah - sampah ini menjadi energi listrik. Khusus di Denmark 54 % sampah di robah menjadi energi listrik.

Pada dasarnya ada dua alternatif proses pengolahan sampah menjadi energi, yaitu proses biologis yang menghasilkan gas-bio dan proses thermal yang menghasilkan panas. Perbedaan mendasar di antara keduanya ialah proses biologis menghasilkan gas-bio yang kemudian dibakar untuk menghasilkan tenaga yang akan menggerakkan motor yang dihubungkan dengan generator listrik sedangkan proses thermal menghasilkan panas yang dapat digunakan untuk membangkitkan steam yang kemudian digunakan untuk menggerakkan turbin uap yang dihubungkan dengan generator listrik.

Proses Konversi Thermal


Proses konversi thermal dapat dicapai melalui beberapa cara, yaitu insinerasi, pirolisa, dan gasifikasi. Insinerasi pada dasarnya ialah proses oksidasi bahan-bahan organik menjadi bahan anorganik. Prosesnya sendiri merupakan reaksi oksidasi cepat antara bahan organik dengan oksigen. Apabila berlangsung secara sempurna, kandungan bahan organik (H dan C) dalam sampah akan dikonversi menjadi gas karbondioksida (CO2) dan uap air (H2O). Unsur-unsur penyusun sampah lainnya seperti belerang (S) dan nitrogen (N) akan dioksidasi menjadi oksida-oksida dalam fasa gas (SOx, NOx) yang terbawa di gas produk. Beberapa contoh insinerator ialah open burning, single chamber, open pit, multiple chamber, starved air unit, rotary kiln, dan fluidized bed incinerator.



Pirolisa merupakan proses konversi bahan organik padat melalui pemanasan tanpa kehadiran oksigen. Dengan adanya proses pemanasan dengan temperatur tinggi, molekul-molekul organik yang berukuran besar akan terurai menjadi molekul organik yang kecil dan lebih sederhana. Hasil pirolisa dapat berupa tar, larutan asam asetat, methanol, padatan char, dan produk gas.
Gasifikasi merupakan proses konversi termokimia padatan organik menjadi gas. Gasifikasi melibatkan proses perengkahan dan pembakaran tidak sempurna pada temperatur yang relatif tinggi (sekitar 900-1100 C). Seperti halnya pirolisa, proses gasifikasi menghasilkan gas yang dapat dibakar dengan nilai kalor sekitar 4000 kJ/Nm3.

Pembangkit listrik tenaga sampah yang banyak digunakan saat ini menggunakan proses insenerasi. Sampah dibongkar dari truk pengakut sampah dan diumpankan ke inserator. Didalam inserator sampah dibakar. Panas yang dihasilkan dari hasil pembakaran digunakan untuk merubah air menjadi uap bertekanan tinggi. Uap dari boiler langsung ke turbin. Sisa pembakaran seperti debu diproses lebih lanjut agar tidak mencemari lingkungan (truk mengangkut sisa proses pembakaran). Teknologi pengolahan sampah ini memang lebih menguntungkan dari pembangkit listrik lainnya. Sebagai ilustrasi : 100.000 ton sampah sebanding dengan 10.000 ton batu bara. Selain mengatasi masalah polusi bisa juga untuk menghasilkan energi berbahan bahan bakar gratis juga bisa menghemat devisa.


Proses Konversi Biologis 


Proses konversi biologis dapat dicapai dengan cara digestion secara anaerobik (biogas) atau tanah urug (landfill). Biogas adalah teknologi konversi biomassa (sampah) menjadi gas dengan bantuan mikroba anaerob. Proses biogas menghasilkan gas yang kaya akan methane dan slurry. Gas methane dapat digunakan untuk berbagai sistem pembangkitan energi sedangkan slurry dapat digunakan sebagai kompos. Produk dari digester tersebut berupa gas methane yang dapat dibakar dengan nilai kalor sekitar 6500 kJ/Nm3.


Landfill ialah pengelolaan sampah dengan cara menimbunnya di dalam tanah. Di dalam lahan landfill, limbah organik akan didekomposisi oleh mikroba dalam tanah menjadi senyawa-senyawa gas dan cair. Senyawa-senyawa ini berinteraksi dengan air yang dikandung oleh limbah dan air hujan yang masuk ke dalam tanah dan membentuk bahan cair yang disebut lindi (leachate). Jika landfill tidak didesain dengan baik, leachate akan mencemari tanah dan masuk ke dalam badan-badan air di dalam tanah. Karena itu, tanah di landfill harus mempunya permeabilitas yang rendah. Aktifias mikroba dalam landfill menghasilkan gas CH4 dan CO2 (pada tahap awal – proses aerobik) dan menghasilkan gas methane (pada proses anaerobiknya). Gas landfill tersebut mempunyai nilai kalor sekitar 450-540 Btu/scf. Sistem pengambilan gas hasil biasanya terdiri dari sejumlah sumur-sumur dalam pipa-pipa yang dipasang lateral dan dihubungkan dengan pompa vakum sentral. Selain itu terdapat juga sistem pengambilan gas dengan pompa desentralisasi.

Amos E Joel Jr, Pionir Sistem Penyambung (Switching) ponsel


Peradaban manusia modern tak terelakkan lagi bertumpu pada dua penemuan teknologi yang amat berpengaruh, yakni internet dan telepon seluler (ponsel). Kedua teknologi di atas kini menjadi andalan manusia dalam berkomunikasi, berkarier, berbisnis, dan aktivitas lain.

Dalam hal internet, orang mengenal tokoh-tokoh penemunya, seperti Bob Taylor, ahli psikoakustik dan Direktur Program Riset Komputer di Defense's Advanced Research Project Agency (DARPA) tahun 1966.
Pada masa itulah Taylor mendapat ide untuk menghubungkan komputer- komputer dalam jaringan. Selain Taylor, ada pula Larry Robert, pionir jaringan komputer di Laboratorium Lincoln, Massachusetts Institute of Technology (MIT), satu-satunya ilmuwan di AS yang dianggap bisa mewujudkan jaringan yang dibayangkan Taylor. Tentu saja ada Vint Cerf dan kawan-kawan dari University of California, Los Angeles.

Sementara itu, dari dunia komunikasi seluler, ada nama penemu ponsel Martin Cooper yang saat itu 35 tahun silam, tepatnya 3 April 1973 bekerja di Motorola. Orang masih bisa menyimak impian Cooper, yang antara lain membayangkan ponsel ukuran kecil, dipasang di balik telinga, dan secara otomatis menghubungi nomor seseorang manakala penggunanya berniat menghubungi nomor tersebut.

Tetapi, fokus kali ini bukan kepada Cooper, tetapi pada sosok lain yang juga berjasa besar dalam perkembangan komunikasi seluler. Tokoh ini tidak lain adalah Amos E Joel Jr, pionir sistem penyambung (switching) ponsel dari satu wilayah sel ke wilayah sel yang lain. Switching ini harus bekerja ketika pengguna ponsel bergerak/berpindah dari satu sel ke sel lain sehingga pembicaraan tidak terputus.

"Tanpa penemuannya, tak akan ada orang yang melenggang sambil menelepon dengan ponselnya. Ia telah membuat bisnis (ponsel) terbentuk dan menjadi bisnis." (Frank Vigilante tentang Amos Joel Jr, penemu "switching" ponsel, "New York Times")

Karena penemuan Amos Joel inilah penggunaan ponsel menjadi nyaman.Selain sistem switching ponsel, yang dipatenkan dengan nomor 3.663.762, Joel juga ambil bagian dalam pengembangan traffic service position system (TSPS) yang digunakan untuk mengotomatiskan pekerjaan operator telepon dan automatic intercept system (AIS) yang diciptakan untuk menangani panggilan ke nomor tak aktif secara otomatis.

Penemu besar
Amos Joel Jr yang lahir di Philadelphia, 12 Maret 1918, memang diakui dunia sebagai pakar di bidang switching. Ia mendapat ijazah bachelor (1940) dan master (1942) dalam teknik elektronik dari MIT.

Tidak lama setelah studi, ia memulai karier selama 43 tahun (dari Juli 1940-Maret 1983) di Bell Telephone Laboratories, tempat ia menerima lebih dari 70 paten Amerika di bidang telekomunikasi, khususnya di bidang switching.

Joel—yang tahun ini masuk dalam National Inventors Hall of Fame—tutup usia Sabtu, 25 Oktober, di rumahnya di Maplewood, New Jersey, dalam usia 90 tahun.
Pengguna ponsel di seluruh dunia kini dapat merenungkan, apa arti sumbangan Joel dalam peradaban seluler dewasa ini. Ini disimpulkan oleh Frank Vigilante, yang pernah menjadi salah seorang penyelia Joel di Bell Labs dalam kutipan di atas.

Pelajaran bagi penemu
Joel bisa menjadi penemu besar tentu karena memiliki kepandaian tinggi, tetapi selain itu juga ada kepiawaian lain. Ternyata sejak kecil Joel suka otak-atik barang elektronik.
Sebagai anak laki-laki, tutur Andrew Martin dalam obituarinya di New York Times, Joel acap merakit sistem komunikasi untuk teman-temannya, menggunakan perlengkapan telepon tua yang ditinggalkan dalam apartemen kosong. Ia juga mencoba membuat switching sederhana.

Ketika menuturkan kembali kariernya kepada koran The Star-Ledger di New Jersey beberapa bulan silam, Joel menyebutkan, hal-hal yang ia kagumi semasa kecil dan itu adalah penyambung (switch) pada kereta listrik mainannya dan pesawat telepon putar (dial) pertama yang ada di rumahnya.

"Saya ingin tahu, bagaimana barang-barang itu bekerja," tuturnya.
Ketika masih di perguruan tinggi, ia bertemu dengan istrinya—Rhoda Fenton—yang lalu ia ajak ke ruangannya untuk melihat paten-paten yang ia kumpulkan.

Seusai kencan, Fenton mengira Joel sinting, tetapi akhirnya ia menerima Joel dan keduanya menikah selama 58 tahun.

Selain senang mengotak-atik alat komunikasi, Joel juga senang mengajar. Setelah Perang Dunia II, ia mengembangkan dan mengajar kursus mengenai sistem switching dan perancangan sirkuit, sampai akhirnya ia menemukan alat tagihan telepon otomatis pertama.
Atas jasa dan sumbangannya, Joel pernah mendapat penghargaan Inventor of the Year oleh New Jersey Congress of Inventors, dan menerima penghargaan paling tinggi Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE), yakni Medal of Honor.

Penghargaan lain yang pernah ia terima adalah Kyoto Prize in Advanced Technology (1989) dan National Medal of Technology (1993) serta Stuart Ballantine Medal dari Franklin Institute.
Ketika komunikasi ponsel menjadi demikian vital dalam peradaban sekarang ini, sumbangan Amos Joel patut dikenang dan kebiasaannya menggeluti teknologi dan itu lalu menghasilkan penemuan yang bermanfaat bagi umat manusia, sungguh patut ditiru.

Menyaksikan Fenomena Supermoon di Malam Minggu


Purnama penuh atau supermoon merupakan masa di mana bulan tampak dalam kondisi paling besar dan paling terang. Purnama penuh kali ini bahkan disebut-sebut sebagai purnama terbesar di tahun 2012.


Bulan akan berada dalam kondisi paling penuh pada pukul 23.35, Sabtu, 5 Mei 2012. Selang 25 menit kemudian, bulan akan tiba pada posisi terdekat dengan Bumi untuk tahun ini, yaitu pada jarak 221.801 mil atau sekitar 356.954 kilometer.

Meski kondisi terpenuh bulan terjadi tengah malam, para pengamat langit mengungkap bahwa waktu terbaik untuk melihatnya adalah saat malam belum terlalu larut, atau sesaat setelah bulan muncul.

Para penikmat langit bahkan menilai pemandangan terbaik adalah jika bulan tampak sedikit tertutup objek. Misalnya bulan yang tampak di belakang gedung pencakar langit karena bulan jadi terlihat jauh lebih besar.

Supermoon itu istilah astrologi. Istilah astronomi atas peristiwa ini disebut 'lunar perigee' purnama terdekat. Terjadi malam Minggu (waktu Indonesia) 5-6 Mei karena puncak purnama terdekat 6 Mei pukul 13.35.

Seluruh wilayah di Indonesia bisa menyaksikan fenomena ini. Meski akan memicu dampak gelombang pasang, tak ada dampak signifikan atas terjadinya Supermoon.

Sumber:
USAToday
http://nationalgeographic.co.id

Pear OS Linux versi 4.0 Ubuntu dengan Sensasi Mac OS


Jika anda menyukai Ubuntu tetapi ingin merasakan sensasi Mac OS, silakan mencoba Pear OS Linux versi 4.0.

Pear OS sengaja dibuat dengan tampilan nuansa Mac OS oleh pengembangnya. Slogan yang diusung Pear OS, “Think Totally Different”, plesetan dari “Think Different” milik Apple. Logo buah pir tergigit juga terinspirasi dari logo Apple.


Pear OS Linux 4.0 merupakan pengembangan dari Ubuntu 11.10 yang dibuat oleh David Tavares asal Perancis. Meski turunan Ubuntu 11.10, distro ini tidak menggunakan desktop manager Unity dan memilih Gnome 3.2 yang lebih sederhana, mudah, dan memiliki tampilan menarik.

Karena berbasis Ubuntu 11.10, Pear menggunakan proses instalasi yang sama dengan Ubuntu “asli” yakni Ubiquity Installer. Anda tidak akan menemui kesulitan saat melakukan instalasi, baik instalasi mandiri maupun dalam modus dual boot dengan Windows atau OS lain. Jika anda masih awam mengenai partisi hard disk, instalasi ini juga menyediakan pilihan secara otomatis dan anda tinggal mengikuti wizard yang ada.

Pear OS menggunakan tampilan seperti Mac OS. Yang paling jelas terlihat yaitu tampilan application launcher bergaya dock. Jika menjelajah lebih dalam, anda juga akan menemui tampilan yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa agar bernuansa Mac OS. Beberapa pintasan pada dock telah terpasang secara default seperti Finder yang merupakan explorer dan Launchpad yang merupakan modifikasi slingshot launcher milik Ubuntu.

Pear OS juga menyediakan aplikasi pencadangan (backup) dengan nama Back In Time. Fungsinya mirip dengan Time Machine milik Apple atau System Restore pada Windows. Sebagai browser bawaan, digunakan Opera versi 11.60. Untuk menjalankan berkas audio, tersedia aplikasi Clementine.

Awalnya, Pear dibuat untuk sistem berbasis 64-bit. Namun, versi anyarnya menyediakan pula versi 32-bit. Versi 64-bit memiliki ukuran 1,2 GB dan versi 32-bit sekitar 900 MB. Besarnya kapasitas tersebut dikarenakan Pear telah menyertakan beberapa codec repository sehingga anda tidak perlu lagi mengunduhnya secara manual.

Untuk mengolah dokumen, Pear OS menyertakan aplikasi paket pengolahan dokumen Libre Office. sedangkan untuk membaca berkas PDF tersedia aplikasi Pear-PDF-Viewer.

Pear OS merupakan distro yang cocok bagi anda yang ingin merasakan Ubuntu yang dipadu dengan tampilan ala Mac OS. Dengan tampilan yang memudahkan dan menarik, OS ini bisa menjadi pilihan bagi anda yang ingin beralih dari Windows.

Spesifikasi


Jenis
Open source/Free

Ukuran berkas instalasi
32-bit (900 MB), 64-bit (1 GB)

Situs web

Sistem operasi
Prosesor 32/64-bit, memori 512 MB RAM, hard disk 8GB, kartu grafis resolusi minimal 800x600, CD/DVD driveatau porta USB.