Ubuntu 11.04 Alpha 3 Terbaru Menampilkan Banyak Fitur Baru

Beberapa saat yang lalu, versi Alpha ketiga dan paling akhir dari sistem operasi Ubuntu 11.04 (Natty Narwhal) kini telah hadir dan tersedia untuk tahap pengujian oleh para pengembang Ubuntu di manapun berada. Bagi yang tak mau ketinggalan, maka Anda harus tetap up-to-date dengan perubahan terakhir dalam siklus pengembangan Ubuntu 11.04 yang ada.
Yang terbaru pada Ubuntu 11.04 Alpha 3 sendiri mencakup kernel Linux 2.6.38 RC6, LibreOffice 3.3.1, Unity 3.6.0, Mozilla Firefox 4.0 Beta 12, Transmission 2,13, Upstart 0.9.0 dan banyak perbaikan bug.
Antarmuka Unity Ubuntu 11.04 Alpha 3 kini telah mengalami banyak peningkatan, termasuk fungsi ukuran dari Dash, kemampuan untuk mengurutkan aplikasi berdasarkan kategori, dan mengurutkan file berdasarkan folder.
Installer pada Ubuntu 11.04 Alpha 3 ini juga telah diperbarui sedikit, dan sekarang memungkinkan pengguna untuk meng-upgrade instalasi Ubuntu yang ada ke rilis yang terbaru.
Dialog informasi bagi NetworkManager kini menunjukkan informasi tentang protokol IPv6.
Ubuntu 11.04 Alpha 3 membawa dukungan yang lebih baik untuk perangkat iPhone Apple.
Mozilla Firefox 4.0 Beta 12 kini lebih terintegrasi ke dalam Ubuntu 11.04.
Ada dukungan built-in untuk menginstal perangkat lunak berpemilik, seperti utilitas Pengarsip RAR.
Ubuntu One  memiliki tatanan Control Panel yang baru dan cantik.

Banshee Media Player telah diganti dengan Rhythmbox dan kini menjadi media player default bagi Ubuntu 11.04.
Paket kernel pada Ubuntu 11.04 Alpha 3 telah diperbarui ke versi 2.6.38-5.32, yang berbasis kernel Linux 2.6.38 RC6. Kernel ini membawa dukungan grafis yang lebih baik untuk para pengguna Intel, Nvidia, dan ATI Radeon, yang berfungsi untuk memperbaiki masalah layar hitam saat booting, dan memperbaiki beberapa masalah resume/suspend.
Sementara itu, Ubuntu Server Cloud 11.04 Alpha 3 membawa cloud-init 0.60, dengan dukungan untuk Resize/pada saat boot pertama, kemampuan untuk menetapkan nama host ketika booting pertama dan dukungan transport (iso) OVF minimal. Gambar-gambar Ubuntu Server Cloud 11.04 Alpha 3 ini tersedia dalam format OVF.
Apa yang baru dalam Kubuntu 11.04 Alpha 3? Yah, seperti yang Anda ketahui dari versi Alpha sebelumnya, Kubuntu 11.04 Alpha 3 masih dibangun di atas lingkungan  KDE Software Compilation 4.6.0. Kubuntu 11.04 Alpha 3 termasuk baru dan mengoperasikan sistem FileSharing Samba (cukup dengan mengklik kanan pada folder apapun, pilih “Properties” dan berbagi dengan jaringan Anda).
Kubuntu 11.04 Alpha 3 juga terdapat beberapa update ke paket system-config-printer-kde, dan System Language Selector terbaru yang memungkinkan para pengguna untuk menginstal, menghapus dan mengelola bahasa dari sistem (terintegrasi ke dalam bagian System Settings -> System Languages) .
Apa yang baru di Xubuntu 11.04 Alpha 3? Xubuntu 11.04 Alpha 3 dibangun di atas  lingkungan desktop Xfce 4,8 yang baru-baru ini dirilis. Default media player di Xubutu 11.04 Alpha 3 kini gMusicBrowser, yang menggantikan Exaile.
Pada tanggal 28 April 2011 mendatang, Ubuntu 11.04 (Natty Narwhal) akan menjadi rilis keempat belas dari sistem operasi Ubuntu. Sedangkan pada akhir bulan ini tepatnya tanggal 31 Maret 2011, kabarnya baru akan dirilis untuk versi Beta pertama dari sistem operasi Ubuntu 11.04 mendatang (Natty Narwhal).
Source: www.berita teknologi.com

Aplikasi Pelindung Ponsel Besutan Sprint Terbaru Siap Lindungi Ponsel Anda

Kehilangan perangkat ataupun kehilangan data informasi pribadi sering menjadi momok para pengguna ponsel saat ini, maka dari itu perlu dicari solusi pencegahannya guna meminimalisir kehilangan tersebut di saat-saat yang tak terduga. Terkait dengan hal itu, beberapa hari yang lalu, sebuah perusahaan operator ponsel ternama Amerika, Sprint, kabarnya baru saja memperkenalkan sebuah tool baru yang dimaksudkan bagi para konsumennya dengan menawarkan kemungkinan pelacakan terhadap perangkat yang hilang dan melindungi informasi pribadi. Tool yang dimaksud tersebut dikenal dengan Total Equipment Protection (Perlindungan Perangkat Total).
Tool ini juga dikenal sebagai tool pelindung ponsel. Dengan dirilisnya tool ini, diharapkan para pengguna kini tak perlu merasa khawatir lagi dengan adanya kehilangan nomor telpon (kontak), foto dan informasi pribadi lainnya. Tool besutan Sprint terbaru ini telah tersedia bagi para pelanggan Sprint dengan serangkaian fitur yang menarik tentunya.
Berikut adalah manfaat keberadaan tool yang dimaksud:
  • bisa melacak kehilangan perangkat dengan suara alarm pada smartphone bahkan jika dalam modus diam sekalipun, menemukan lokasi secara real time lewat teknologi GPS, ataupun menampilkan histori lokasi smartphone pada peta melalui antarmuka web.
  • bisa mengunci smartphone pengguna dari jarak jauh (remote)
  • bisa menghapus nomor telpon/kontak di daftar nomor telpon/kontak (address book) pada perangkat smartphone yang hilang
  • bisa melakukan backup, manage dan restore nomor-nomor telpon/kontak
Perusahaan penyedia layanan nirkabel itu juga menyediakan sebuah software terbaru berupa aplikasi yang tersedia bagi para pelanggannya tanpa dikenakan biaya tambahan apapun. Sementara itu, pelanggan yang menggunakan tool ini dikenakan biaya sebesar 7 USD atau sekitar 70 ribu rupiah per bulannya.
“Siapapun yang telah kehilangan sebuah ponsel pasti mengetahui kalau keberadaan informasi pribadinya yang sama rentannya dengan komputernya yang terkena hack”, Ujar John Carney, yang kini menjabat sebagai senior vice president of consumer marketing di Sprint. Namun ditambahkan pula, “Sekarang, para pelanggan Sprint boleh merasa tenang setelah mengetahui kalau keberadaan informasi pribadi mereka aman. Total Equipment Protection (TEP) dan aplikasi yang menyertainya merupakan pelindung yang aman bagi para pelanggan yang ingin melindunginya dari kehilangan yang tidak hanya merugikan, termasuk juga penyalahgunaan dan akses yang tidak sebagai mestinya (tidak sah)”.
Aplikasi TEP ini dapat digunakan pada perangkat yang mengusung platform mobile BlackBerry dan Android. Bagi Anda yang berminat mencobanya, bisa langsung mendownlodnya.
Aplikasi perlindungan tersebut melindungi perlindungan privasi, catatan operator nirkabel ditambah juga dengan pesan SMS yang akan dikirim ke perangkat setiap kali lokasi ponsel ditampilkan lewat antarmuka web.

Keren, Samsung Sliding PC 7 Series Gabungan Notebook & PC

Samsung, maju terus dalam inovasi, setelah mengumumkan Samsung 9 Series yaitu notebook terbaru mereka yang super tipis, juga mengumumkan tipe baru bernama Samsung Sliding PC 7 Series, yang dimaksudkan untuk menggabungkan dunia dari notebook dan PC mobile. Produk ini adalah perangkat tablet PC slider pertama Samsung, dan mereka telah memutuskan untuk menggunakan Microsoft Windows 7 sebagai Sistem Operasi. Di bawah tenda ada prosesor Intel dan berat yang ringan hanya 2,2 pon.


Akan ada dua pilihan untuk pelanggan potensial: model 32GB, atau versi 64GB. Keduanya sama-sama memanfaatkan mSATA SSD. Layar adalah versi 10.1 inci, dengan layar sentuh kapasitif. Ini adalah LCD HD dengan kecerahan 340 nit. Resolusi adalah 1366 x 768. Di dalam, Anda akan menemukan Intel ATOM Z670 Oak-Trail clock pada 1.66GHz. Akan ada 2GB memori DDR2.

Ada 4-in-1 memory card reader, dan sebuah USB 2.0 port tunggal. Ada juga out port HDMI. Sebuah webcam 1.3MP. Samsung Sliding PC  7 Series memiliki fitur baterai 6-sel, kata Samsung akan bertahan 9 jam untuk penggunaan. Ada dukungan DLNA dan pilihan konektivitas 3G juga. (sumber)
Rencana Samsung Sliding PC 7 Series akan dipasarkan Maret 2011 dengan harga mulai dari 699 USD.
Spesifikasi Samsung Sliding PC 7 Series:
· CPU: Intel® ATOMTM Oak Trail Z670 @ 1.66GHz
· Operating System:
o Genuine Windows® 7 Home Premium
o Samsung Touch Launcher
· Memory: 2GB DDR2
· Hard Drive (max): 32GB or 64GB (mSATA SSD)
· Screen: 10.1-inch touchscreen HD LCD display (340 nit)
· Resolution: 1366 x 768
· Graphics: Intel Integrated Graphics
· Audio Technology: Integrated speaker (0.8W x 2)
· I/O:
o USB 2.0
o 4-in-1 memory card reader
o HMDI out
· Webcam: 1.3MP
· Battery: Lithium Polymer; up to 9 hours
· Wireless: 802.11b/g/n; WiMax; 3G
· Dimensions: 10.47 x 6.88 x 0.78 inches (W x D x H)
· Weight: Starting at 2.18 lbs.

BlackBerry Messenger Ada di Android dan iPhone


BlackBerry Messenger, sejak lama telah menjadi salah satu aplikasi mobile yang paling populer di dunia. Namun, hingga kini aplikasi ini hanya bisa dinikmati di platform yang terbatas, yakni hanya pada BlackBerry OS semata.
Nah, menurut situs Boy Genius Report, vendor produsen BlackBerry asal Kanada Research In Motion (RIM), tengah melakukan pembicaraan dengan Apple maupun Google untuk menyediakan software aplikasi ini di berbagai aplikasi lain.
Seperti dikutip situs The Telegraph, RIM memang sedang mengusahakan agar BlackBerry Messenger nantinya bisa dinikmati di platform Android maupun Apple iOS. 
"Kami diberitahu bahwa strategi terkait hal ini masih terus digodok. Bisa saja RIM akan men-charge pelanggan dengan iuran sekali untuk selamanya, atau bisa juga dengan iuran secara rutin agar mereka bisa menikmati layanan BBM di platform-platform pihak ketiga itu," klaim BGR.
Yang jelas, hingga kini masih belum ada kisi-kisi harga atau prediksi waktu atas rencana ini. Namun, dengan layanan ini, pengguna ponsel pintar Android dan iPhone bisa saling terhubung dengan kawan-kawannya yang telah lama berlangganan BlackBerry Messenger di perangkat BlackBerry mereka.
Bahkan, mereka yang telah lama menjadi pelanggan BlackBerry bisa tanpa ragu menjajal Android atau iPhone tanpa musti khawatir kehilangan fitur BBM yang sangat bermanfaat untuk berbagi foto, lokasi, atau video kepada rekan-rekan mereka.
Namun demikian, para analis tetap percaya bahwa layanan BBM di Android dan iPhone tak akan selengkap layanan BBM pada BlackBerry. Sebab, bila tidak, ini berarti sama saja menyerahkan keunggulan yang dimiliki RIM kepada musuh-musuh mereka.
"Ini tidak hanya sekadar membuat sebuah aplikasi semata," kata analis Gartner, Michael Gartenberg. Menurut dia, BBM adalah salah satu inti dari keunggulan pengalaman BlackBerry yang tidak bisa dipisahkan. Di sisi lain, aplikasi ini tentu saja juga tak akan dengan mudah disetujui oleh vendor lain seperti Apple.

Robonaut R2 Robot NASA Dibuat Selama 15 Tahun

Robot humanoid milik NASA, yang menandai perjalanan luar angkasa pertamanya bersama misi terakhir pesawat ulang alik Discovery Sabtu silam, dilaporkan telah gagal menjalani misinya berjalan di stasiun ruang angkasa atau international space station (ISS).

Dua astronot NASA, Steve Bowen dan Alvin Drew, baru saja menyudahkan misi ruang angkasanya pada hari Senin ketika robot humanoid itu berhenti bekerja sesampainya di pesawat kubah 7 jendela.

Padahal, astronom membawanya untuk membantu mereka menginstal ekstensi ke pusat listrik (power cable). Para astronot juga memerlukan bantuannya ketika memindahkan modul pompa seberat 800 pound (setara 362 kilogram) untuk sebuah platform eksternal di mana ia akan "menumpang" untuk kembali ke Bumi pada misi selanjutnya. Namun, kedua misi itu gagal dilakukan.

Bowen dan Drew, yang telah menjalani misi ke-200 sebagai astronot, juga dijadwalkan untuk menginstal kamera di rangka eksternal dan membubuhkan dua ekstensi ke trek sepanjang rangka. Namun, misi ini belum diselesaikan.

Pesawat ulang alik milik NASA, Discovery, telah tiba di ISS atau stasiun ruang angkasa, Sabtu 26 Februari 2011. Ini merupakan kali terakhir pesawat berawak itu mengangkut manusia ke luar angkasa sejak Agustus tahun 1984.

Discovery membawa enam awak astronot dalam misi terakhirnya. Dipimpin oleh Steve Lindsay, pesawat yang telah menjalankan 38 misi itu mengangkut pilot Eric Boe, Alvin Drew, Michael Barratt, Nicole Stott, dan Steve Bowen.

Mereka membawa robot yang menyerupai fisik manusia. Bernama Robonaut R2, ia dibuat oleh NASA dan General Motor dalam waktu 15 tahun. Nantinya, ia akan melakukan pekerjaan-pekerajaan yang berisiko tinggi bagi manusia, terutama berjalan di luar angkasa.

19 Maret, Bulan Dekati Bumi 'SuperMoon'

Dongakkan kepala Anda ke arah langit malam, Sabtu 19 Maret 2011 mendatang. Jika cuaca cerah dan tidak mendung, akan terlihat penampakan Bulan lain dari biasanya.

Satelit Bumi itu akan nampak lebih besar. Di malam itu, Bulan akan berada dalam jarak terdekat dengan Bumi sejak tahun 1993, 18 tahun yang lalu. Fenomena ini disebut 'lunar perigee'. Sementara, ada astrolog yang menyebutnya  'SuperMoon'.

Penampakan Bulan malam itu akan sangat menarik untuk difoto. Tapi, sejumlah astronom meramalkan, kejadian itu mengkhawatirkan, karena akan mempengaruhi pola iklim di Bumi. Sebagian orang menghubung-hubungkan lunar perigee itu dengan bencana, seperti gempa.

Apa kata ilmuwan? "Tak akan ada gempa bumi atau gunung meletus," kata Pete Wheeler dari International Centre for Radio Astronomy, seperti dimuat News.com.au. "Kalau memang itu terjadi, itu sudah ditakdirkan."

Kata dia, saat itu, Bumi memang akan mengalami pasang lebih tinggi, dan surut lebih rendah dari biasanya. "Tak ada yang perlu dikhawatirkan," tambah Wheeler.

Untuk diketahui, sejumlah bencana di Bumi terjadi saat fenomena lunar perigee atau saat jarak antara Bumi dan Bulan dekat. Misalnya, badai New England pada 1938, atau banjir di Lembah Hunter pada 1955.

Meski tidak terjadi dalam periode itu, bencana Siklon Tracy pada 1974 dan badai Katrina pada 2005 juga terkait SuperMoon.

Mengamini pendapat Wheeler, astronom sekaligus dosen, David Reneke mengatakan, terlalu jauh untuk menghubungkan fenomena itu dengan bencana alam. "Kalau mau, Anda bisa saja menghubung-hubungkan hampir semua bencana alam yang terjadi dengan apa yang terlihat di langit malam -- komet, planet, matahari," kata Reneke.

Sementara, ilmuwan Bumi dan Planet dari Adelaide University, Dr Victor Gostin mengatakan, prediksi cuaca, gempa, gunung meletus, dan bencana alam lainnya berdasarkan konfigurasi planet, tidak pernah sukses.

Namun, memang dimungkinkan ada korelasi antara gempa bumi berskala besar di dekat katulistiwa dan Bulan -- kala baru, atau purnama.

"Analoginya seperti pasang surut air laut, pergerakan Bumi akibat gravitas Bulan bisa memicu gempa bumi."

Asus WAVI Xtion Sensor Gerak untuk PC Pertama di Dunia


Asus memperkenalkan cara baru menikmati hiburan di televisi dan PC. Jika Anda biasa menggunakan remote control atau controller nirkabel, Asus WAVI Xtion (baca: way-vee action) justru mengadopsi teknologi sensor gerak pertama di dunia.

Ya, dengan teknologi anyar itu, penggunanya dapat memainkan game di PC, memutar hiburan multimedia di rumah hanya dengan input gestur tubuh yang intuitif pada layar Full HD.

Asus WAVI Xtion terdiri dari dua komponen, yaitu perangkat media streaming nirkabel WAVI, dan sensor gerak Xtion.

WAVI mampu menampilkan media high definitionsecara nirkabel dari sebuah PC ke TV di ruangan yang berbeda. Ia juga menandai munculnya antarmuka sensor gerak untuk memutar multimedia, bermain game, dan aplikasi lain berbasis gestur. 

Sementara WAVI Xtion memadukan teknologi sensor gerak dari PrimeSense dengan antarmuka pengguna ASUS Xtion Portal melalui interaksi aplikasi yang intuitif.

Anda tahu konsol Nintendo Wii? Cara kerja WAVI Xtion kurang lebih sama dengannya. Hanya saja jika Wii menggunakan controller nirkabel, WAVI Xtion tidak sama sekali. Benar-benar berdasarkan gerak gestur tubuh gerak yang tertangkap sensor kamera.

Sementara itu koneksi PC dan TV menggunakan HDMI nirkabel (teknologi WHDMI), yang memberikan transfer data untuk menampilkan konten high definition seperti film, game, dan foto pada frekuensi 5 GHz dengan jangkauan mencapai 25 meter.



Saat mendapatkannya, Asus menyediakan software seperti MayaFit Cardio Life, sebuah game latihan kebugaran yang mendukung sensor gerak, dan BeatBooster, game multiplayer racing adventure di mana pengguna melakukan manuver pesawat jet menggunakan gerakan tubuh.

Kolaborasi dengan Asus dalam menghadirkan solusi sensor 3D untuk WAVI Xtion membuktikan pada industri bahwa teknologi interaksi yang natural ideal untuk digunakan di ruang keluarga. Kendali intuitif berbasis gestur akan menjadi masa depan pengoperasian pada seluruh perangkat.

Berikut ini spesifikasi WAVI Xtion
WAVI
Standar nirkabelTeknologi AMIMON WHDI
Antena4 x 5 MIMO
Frekuensi operasi5GHz
Jangkauan transmisiHingga 25 meter (line of sight)
Tx I/O1xHDMI input
Rx I/O1xHDMI output, 2 x USB
AudioHingga 8-channel 192KHz 24-bit
 
Xtion
Jangkauan operasi0,8m-3,5m
Sudut tampilan (horisontal, vertikal, diagonal)58°, 45° , 70°
SensorDepth
Platform yang didukungIntel® X86 dan AMD®
Sistem operasi yang didukungMicrosoft Windows® XP, Vista, Windows 7 32-bit
Interface/powerUSB2.0