Showing posts with label Asus. Show all posts
Showing posts with label Asus. Show all posts

ASUS Transformer Book Duet TD300 Tablet/Laptop Hybrid Dual-Boot Android dan Windows

Asus, ASUS Transformer Book Duet TD300, laptop, tablet android, android, windows, laptop hybrid, laptop konvertibel

Tahun 2014 tampaknya akan menjadi tahun dual boot OS. Tidak ketinggalan dengan ASUS yang telah mengumumkan Transformer Book Duet TD300 di ajang CES 2014. Ini adalah tablet-laptop hybrid konvertibel baru dari ASUS yang menjalankan Windows 8.1 dan Android.

ASUS Transformer Book Duet TD300 memiliki tombol switch fisik yang langsung mengubah Sistem Operasi sesuai kebutuhan pengguna, untuk beralih dengan mudah antara Windows 8.1 atau Android 4.2 Jelly Bean.

Spesifikasi ASUS Transformer Book Duet TD300

Layar Full HD IPS 13,3-inci multi-touch
OS Windows 8,1 Standard / Android 4.2.2
Prosesor intel core i3 / i7
RAM 4 GB DDR3L 1600
Memori internal 128 GB iSSD
HDD 1 TB pada keyboard dock
Wi-Fi 802.11 ac, Bluetooth 4.0 + EDR
Port pada tablet: Micro SD card, jack Headphone, jack DC
Port pada keyboard dock: 1 x USB 3.0, 2 x USB 2.0, 10/100Mbit/s LAN, HDMI 1.4, jack audio combo, DC jack.

Perangkat ini memiliki layar full HD IPS 13,3 inci resolusi 1920 x 1080 dengan kemampuan multitouch, dan kamera HD di bagian depan. Didukung oleh prosesor Intel Core i7, RAM 4 GB DDR3L 1600, 128 GB SSD dengan slot kartu microSD, port USB v3.0 dan v2.0, port LAN dan HDMI 1.4. Ada juga keyboard dock dengan 1 TB ruang hard disk.

ASUS Transformer Book Duet TD300 memiliki bobot 1.9kg dan akan ditawarkan dengaan harga harga $ 599 untuk Core i3 dengan resolusi layar 1366 x 768 dan $ 699 untuk Core i7 1080p.

ASUS berencana mengirimkan perangkat ini ke Asia dan Eropa pada akhir kuartal pertama tahun 2014, dan ke AS pada akhir kuartal kedua.

ASUS ZenFone Series Ponsel Android Terbaru Asus dengan Layar 4, 5 dan 6-inci

android, Asus, Asus ZenFone 4, ZenFone 5, ZenFone 6, ponsel, smartphone, ponsel murah, hp android terbaru

Biasanya orang tidak pernah melihat smartphone dari ASUS secara langsung, karena Asus memproduksi ponsel untuk perusahaan lain seperti Google dengan perangkat Nexusnya. Tapi sekarang ASUS mengumumkan beberapa seri ponsel terbaru secara langsung dengan ZenFone 4, 5 dan 6 dengan spesifikasi yang bervariasi.


ZenFone 4

ZenFone 4 merupakan perangkat low-end dengan harga terjangkau. Ponsel ini memiliki layar 4-inci dan didukung oleh prosesor Intel Atom, dan datang dalam berbagai pilihan warna. ASUS juga telah menempatkan antarmuka pengguna baru pada ZenFone 4 dengan  Zen UI.

ZenFone 4 berjalan dengan prosesor Intel Atom clock 1.2GHz, resolusi layar 800 × 480 piksel, kamera 5MP di bagian belakang, dan VGA untuk kamera depan, dan untuk baterai dengan kekuatan 1170 mAh. Belum ada informasi mengenai besarnya memori internal. Tapi mengingat ini adalah perangkat low-end, dengan harga sebesar $ 99, kita tidak bisa berharap lebih banyak.

ZenFone 4 akan menjadi ponsel yang cukup baik untuk mereka yang hanya membutuhkan fitur standar. Namun, ZenFone 4 telah menggunakan OS Android 4.3, yang bisa saja segera diupgrade ke Android 4.4 KitKat, seperti pada tablet Asus.


ZenFone 5

android, Asus, Asus ZenFone 4, ZenFone 5, ZenFone 6, ponsel, smartphone, ponsel murah, hp android terbaru

ZenFone 5 adalah perangkat mid range yang memamerkan layar IPS 5-inci dengan resolusi 720p bersama dengan fitur PenTouch dan GloveTouch sehingga memudahkan pengguna untuk menggunakannya dengan stylus atau menggunakan sarung tangan. Di bagian dalam ditanamkan prosesor Intel Atom Z2520 2 GHz, dengan RAM 1 GB. Ada kamera 8 MP dengan lensa f/2.0 dan PixelMaster untuk pemotretan dalam cahaya rendah, sementara dibagian depan ada kamera 2 MP. Baterai sedikit lebih baik daripada ZenFone 4 dengan 2050 mAh dan memori dapat diupgrade melalui slot kartu micro SD.


ZenFone 6

android, Asus, Asus ZenFone 4, ZenFone 5, ZenFone 6, ponsel, smartphone, ponsel murah, hp android terbaru

ZenFone 6 adalah perangkat high end dalam daftar ZenFone Series, dengan spesifikasi yang identik dengan ZenFone 5, memiliki layar 6 inci resolusi 720p, kamera belakang 13 MP dengan "PixelMaster" sebuah fitur untuk menghasilkan gambar yang lebih terang dalam gelap dan yang satu ini dengan baterai yang lebih besar yaitu 3240 mAh, dan ponsel ini akan tersedia dalam empat pilihan warna yang berbeda.

Ini jelas bagus untuk melihat ASUS masuk ke permainan smartphone, dan ZenFone series memang terlihat benar-benar baik, seperti yang terlihat pada sebagian besar tablet Asus yang sudah tersedia.

Harga dan ketersediaan perangkat ini akan bervariasi sesuai dengan daerah pemasaran, tetapi ini adalah ponsel ramah anggaran. Asus ZenFone akan tersedia seharga $ 99 untuk ZenFone 4, $ 149 untuk ZenFone 5, dan $ 199 untuk ASUS ZenFone 6. Jadi, apakah Anda tertarik untuk mendapatkan salah satu dari Smartphone ini?

Transformer Pad TF701T tablet Android / laptop hybrid terbaru ASUS

Asus, ASUS Transformer, android, laptop, tablet android, Transformer Pad TF701T, hybrid

ASUS Transformer Pad TF701T dibangun untuk menjadi perangkat yang powerful, berjalan dengan chip mobile terbaru NVIDIA, Tegra 4, dengan quad-core Cortex A15 CPU dan 72-core mobile GeForce GPU. TF701T memiliki layar IPS 10,1-inci dan resolusi 2560 × 1600 pixel, dengan teknologi IGZO TFT-untuk konsumsi energi yang lebih rendah dan sudut pandang 178 derajat. Tablet ini juga mendukung Miracast video streaming dan port HDMI untuk memutar video dengan lancar bahkan pada 4K Ultra HD TV.

Bagian bawah dari Pad Transformer tidak pushover, dengan Mobile Dock keyboard berukuran besar dengan touchpad multi-touch untuk memberikan Pad Transformer tepi produktif. Gadget ini juga memiliki USB 3.0 untuk opsi koneksi tambah, serta slot SDXC untuk penyimpanan data yang lebih besar. Mobile Dock juga memiliki baterai sendiri, memberikan tablet tambahan tenaga 13 sampai 17 jam penggunaan.

Untuk informasi ketersediaan dan harga, ASUS belum memberikan keterangan yang pasti tentang hal itu.


Source: ASUS

Cara Mengatasi Lag pada Tablet/Perangkat Android Buatan Asus



aplikasi, aplikasi android, Asus, tips trik

Ternyata, nyaris semua tablet buatan Asus, termasuk Google Nexus 7, menderita masalah lag yang sama. Setelah beberapa bulan atau satu tahun, banyak sekali tablet Asus seperti Transformer, Nexus 7, Nexus S, Nexus 4, dll, yang performanya drop drastis / lag.

Penyebabnya ternyata Asus (dan beberapa vendor produk lainnya) menggunakan storage berkualitas buruk, yang sebenarnya bisa diatasi secara software, namun tidak mereka lakukan.

Untuk mengatasinya, pasang app LagFix yang dapat didownload secara gratis di Google Play Store, atau di http://www.appbrain.com/app/lagfix-(fstrim)-free/com.grilledmonkey.lagfix

Disarankan untuk menjalankan LagFix secara rutin, misalnya seminggu sekali.

Untuk mengetahui cara kerja LagFix ini dapat dilihat di forum XDA : http://forum.xda-developers.com/showpost.php?p=37029420&postcount=122

Beberapa device, termasuk Samsung Galaxy S2, Galaxy Note, bisa rusak jika menjalankan LagFix. Ini karena error pada firmware di perangkat tersebut yang dikenal dengan nama "BrickBug".

Untuk memeriksa apakah perangkat Anda memiliki masalah yang sama, silakan cek dengan aplikasi "Got BrickBug" : http://forum.xda-developers.com/showthread.php?t=1693704

Semoga bermanfaat......

ASUS Transformer AiO P1801, mengawinkan Windows 8 dengan Android Jelly Bean

ASUS Transformer AiO P1801, mengawinkan Windows 8 dengan Android Jelly Bean
ASUS Transformer AiO P1801 adalah PC all-in-one yang benar-benar memiliki dua konfigurasi yang sama sekali berbeda dan sepenuhnya terintegrasi dalam satu perangkat. Anda akan disajikan dengan PC desktop dengan Windows 8, Intel Core i3 / i5 / i7 CPU, antara 4 dan 8GB RAM, GPU NVIDIA GeForce GT730M 2GB, HDD SATA 1 atau 2TB, juga memiliki drive optik DVD-RW, Card reader, berbagai macam port, dan bahkan TV Tuner. Sebagai tablet, Anda tetap dapat menjalankan Windows 8 dalam mode remote desktop atau menjalankan Android Jelly Bean dengan prosesor quad-core NVIDIA Tegra 3.

Dengan layar IPS 18,4 inci, resolusi 1920 x 1080 pixel, tidak mengherankan jika perangkat ini memiliki sepuluh titik multitouch.

Dengan layar sebesar itu, Transformer AiO P1801 berubah menjadi sebuah tablet Android rakasa dengan spesifikasi internal yang cukup bertenaga: quad-core NVIDIA Tegra 3, 2GB RAM dan 32GB flash storage.

AiO Transformer (P1801) direncanakan akan tersedia pada kuartal kedua 2013 dengan kisaran harga sekitar $ 1.299 untuk model dasar. Harga yang ditawarkan tidak terdengar terlalu tinggi mengingat fleksibilitas dari tablet dan desktop yang di usungnya.

Lihat video di bawah ini jika Anda ingin tur visual.

ASUS MeMo Pad Smart, Tablet Android Jelly Bean 10 Inci Prosesor Quad-Core Tegra 3

ASUS MeMo Pad Smart, Tablet Android Jelly Bean 10 Inci Prosesor Quad-Core Tegra 3

Tablet Android semakin mendapatkan popularitas saat ini, ini dimungkinkan karena tablet Android sekarang sudah semakin murah dan murah, setidaknya untuk ukuran tablet 7-inci. Tetapi, bagaimana dengan tablet 10-inci? Nexus 10 adalah nilai yang cukup baik untuk apa yang Anda dapatkan, tapi itu cukup mahal untuk kebanyakan dari kita, dan jika Anda ingin opsi lain untuk kualitas tablet Android 10-inci yang bisa di andalkan adalah mungkin Samsung Galaxy Tab 2. Dan kini ada entri terbaru dari ASUS untuk tablet 10 inci yang mungkin bisa menjadi pilihan Anda.

ASUS adalah nama yang sering terdengar di seluruh berita Android sebagai perangkat yang selalu memberikan kualitas dengan spesifikasi dan hardware premium, dengan garis Eee Pad Transformer ASUS menunjukkan bahwa Android bisa menjadi platform yang benar-benar produktif dengan alat yang tepat. Asus juga merupakan perusahaan di balik Nexus 7, ini membuktikan bahwa ASUS tidak hanya bisa membuat tablet Android yang besar, tetapi juga dengan biaya yang terjangkau.

ASUS Memo Pad Smart telah banyak diperbincangkan selama beberapa minggu terakhir dan sekarang akhirnya resmi dirilis pertama kali di Thailand Mobile Expo. ASUS memposisikan tablet ini sebagai jenis yang lebih terjangkau dengan spesifikasi yang cukup mengesankan.

Berikut adalah spesifikasi lengkap Asus Memo Pad Smart:
  • 10.1-inci IPS layar dengan resolusi 1.280 x 800
  • Prosesor 1.2GHz Quad-Core Tegra 3
  • 1GB RAM
  • Memori internal 16GB
  • Slot microSD
  • 5MP kamera belakang dan 1.2MP kamera menghadap ke depan
  • MicroHDMI Slot
  • Android 4.1 Jelly Bean
  • Tebal 9mm
  • Berat 580 gram

ASUS MeMo Pad Smart, Tablet Android Jelly Bean 10 Inci Prosesor Quad-Core Tegra 3

Memo Pad Smart akan datang dalam tiga pilihan warna, putih, biru dan merah muda. Untuk harga adalah sekitar $ 360, tapi itu hanya konversi dari Baht Thailand dan harga untuk pasar global akan dikonfirmasi di ajang MWC akhir bulan ini.

10 Tablet Android Terbaik di 2012


Kita telah melihat banyak perubahan selama 12 bulan terakhir. Dimana di 2011 menjadi tahun tablet dengan kemasan dual-core, sedangkan di 2012 telah menjadi tahun quad-core dalam bentuk Tegra 3. Sudah ada beberapa update untuk Android terbaru membuat sisi perangkat lunak menjadi lebih baik. Tetapi, tidak terlalu banyak yang berubah untuk sisi hardware. Yang menarik, Google sendiri masuk pada permainan tablet di 2012 tidak hanya sekali, tapi dua kali dengan membawa spesifikasi hardware yang revolusioner pada tablet Android.

Baca terus untuk melihat daftar 10 Tablet Android terbaik 2012 di bawah ini:

10. Samsung Galaxy Tab 2 7.0

Samsung Galaxy Tab 2 7.0

Menjelang awal tahun Samsung membuat beberapa lompatan ketika mereka memperkenalkan penerus tablet Android pertama. Galaxy Tab 2 menjadi tablet mid-range dengan segala sesuatu yang Anda butuhkan sehari-hari dengan harga terjangkau dan ada banyak aksesoris di luar sana untuk menambah pengalaman Anda. Jika Anda benar-benar harus memiliki sebuah tablet, maka Galaxy Tab 2 7.0 adalah mungkin pilihan terbaik Anda.

Spesifikasi
Dual-core 1GHz TI OMAP 4430
1GB RAM dengan 8, 16 atau 32GB Memory Internal
LCD Display 7" 1024 × 600 pixel (170 ppi )
Kamera belakang 3.2MP, kamera depan VGA
Dual-band WiFi b / g / n, GPS, WiFi Direct dan DLNA
Baterai 4000 mAh

9. Acer Iconia Tab A700

Acer Iconia Tab A700

Acer telah membuat tablet Android yang OK untuk beberapa waktu, dan sekarang dengan A700 sebagai salah satu perangkat android terbaiknya. Tablet ini memikat para penggemar tablet, sebab piranti ini dipersenjatai dengan prosesor Tegra 3 quad core plus layar kualitas tinggi yang memiliki resolusi menakjubkan 1920x1200 piksel yang sangat bagus untuk film Full HD. Sayangnya, ini merupakan sebuah tablet yang cukup tebal dan berat. Jika Anda hanya akan menonton banyak film atau TV maka A700 adalah pilihan yang benar-benar baik.

Spesifikasi:
Quad-core 1.3GHz Tegra 3
1GB RAM dengan 16, 32 atau 64GB memory internal dengan ruang untuk kartu microSD
IPS Display 10,1 "1900 × 1200 (224 ppi)
Kamera depan 1.3MP, kamera belakang 5MP
WiFi b / g / n dengan GPS
Baterai 9800 mAh

8. ASUS Transformer Pad TF300

ASUS Transformer Pad TF300

Ada satu Tablet dari Asus yang Anda tidak akan menemukan dalam daftar ini, tablet itu adalah Transformer Prime. Sementara itu mungkin tablet yang menakjubkan, tapi terlalu mahal dan penuh dengan masalah dan isu-isu GPS dan WiFi. TF300 adalah tablet yang sama namun dengan spek yang sedikit diturunkan sehingga menjadi sedikit lebih terjangkau. Meski begitu tidak bisa mengatakan bahwa TF300 adalah tidak baik, tablet ini masih menggunakan Tegra 3 dan layar masih merupakan panel IPS. Anda juga bisa mendapatkan TF300 dalam warna yang berbeda.

Spesifikasi:
Quad-core 1.2GHz Tegra 3
1GB RAM, memory 16 atau 32GB dengan slot kartu microSD
LCD 10,1 "1280 × 800 (149 ppi)
Kamera menghadap ke depan 1.2MP, kamera belakang 8MP
WiFi b / g / n, GPS
Baterai 22 Watt Hour

7. Sony Xperia S

Sony Xperia S

Ketika Sony mengumumkan Tablet terbarunya ada harapan tinggi untuk mesin yang menakjubkan, seperti yang terlihat bahwa Sony siap untuk membawa produk ke pasar. Namun, ada hal-hal mengambil giliran menjadi buruk dan penjualan dihentikan karena masalah manufaktur. Tablet kembali dijual akhir bulan lalu dengan fitur utama dari Xperia Tablet S adalah layar 9.4 inci, membuatnya menjadi kompromi yang baik antara tablet 10 inch dan tablet 7 inchi. Namun, ada fitur yang ditambahkan ke tablet Sony yang tidak tersedia di tablet lain dan tablet ini pun cukup mahal.

Spesifikasi:
Quad-core Tegra 3
1GB RAM, memory 16, 32 atau 64GB dengan ruang untuk microSD
Layar IPS 9,4 " dengan resolusi 1280 × 800 - 161 ppi
Kamera menghadap ke depan 1MP, kamera menghadap ke belakang 8MP
WiFi b / g / n dan GPS
Baterai 6000 mAh

6. Samsung Galaxy Tab 2 10.1

Samsung Galaxy Tab 2 10.1

Tablet ini merupakan persembahan dari Samsung meski sedikit mengecewakan, itu dirilis dengan sedikit kehebohan dan bahkan tidak dikemas dalam CPU Tegra 3 tetapi hanya prosesor dual-core dan layar 1280 x 800 pixel.

Spesifikasi:
Dual-core 1GHz TI OMAP 4430
1GB RAM, memori 16 atau 32GB dengan ruang untuk kartu microSD
LCD Display 10,1 " 1280 × 800 px (149 ppi)
Kamera depan VGA, kamera belakang 3.2MP
WiFi b / g / n, GPS dan WiFi Direct
Baterai 7000 mAh

5. ASUS Transformer Pad TF700

ASUS Transformer Pad TF700

Ada beberapa tablet Android terbaik yang dibuat oleh ASUS dan TF700 masih produk andalan mereka, untuk alasan yang baik. Mempunyai resolusi layar yang tinggi 1920 x 1200 serta prosesor Tegra 3. Dilengkapi keyboard dock yang dibangun dengan aluminium dan masa pakai baterai yang brilian. Jika Anda sedang mencari tablet dengan kinerja tinggi, seri Pad Transformer adalah yang terbaik dan TF700 adalah permata mahkota. Resolusi mungkin tidak menyaingi Nexus 10 tapi keyboard dock dan ketahanan baterai yang menakjubkan akan membuat Anda tidak melewatkannya.

Spesifikasi:
Quad-core Tegra 3 clock 1.6GHz
1GB RAM, memory 32 atau 64GB + slot microSD
Layar IPS 10,1" 1920 × 1200 (224 ppi)
Sebuah kamera menghadap ke depan 2.0MP serta kamera menghadap ke belakang 8MP
WiFi b / g / n, GPS dan port USB pada Dock Keyboard
Baterai 25 Watt Hour
Bonus tambahan: Memiliki Transformer Prime keyboard dock dengan Infinity

4. Samsung Galaxy Note 10,1

Samsung Galaxy Note 10,1

Galaxy Note 10.1 telah memiliki jalan panjang untuk sampai di pasaran, kita pertama kali melihat tablet versi janky dipertontonkan di acara MWC bulan Februari dan kemudian ada kata yang akan ditingkatkan ke tablet kemasan quad-core. Tablet ini akhirnya muncul dengan kemasan  hardware mengesankan. Ini mungkin  bukan desain tablet terbaik di dunia, tapi itu adalah sebuah tablet yang dibangun cukup baik. Samsung telah melakukan pekerjaan yang baik dengan penambahan suite S-pen, membantu Anda mendapatkan sedikit kerja yang dapat dilakukan di mana saja.

Spesifikasi:
Quad-core Exynos 1,4 Ghz dengan GPU Mali400
2GB RAM dengan memory 16, 32 atau 64GB
LCD Display 10,1 "1280 × 800 (149 ppi )
Kamera menghadap ke depan 1.9MP dan kamera menghadap ke belakang 5MP
WiFi B / g / n, GPS dan model 3G
Baterai 7000 mAh

3. Amazon Kindle Fire HD

Amazon Kindle Fire HD

Untuk melihat tablet Amazon di antara tablet Android dengan nama besar mungkin tampak aneh, tapi faktanya adalah bahwa tablet terbaru dari Amazon ini cukup mengesankan. Ada versi 7 " dengan layar 1280 x 800 pixel dan kemudian ada versi yang sedikit lebih besar 8,9" dengan resolusi 1920 x 1200. Jika Anda adalah anggota Amazon Prime maka ada alasan lebih untuk memiliki tablet ini. Ada banyak nilai ketika Anda membeli satu Kindle Fire dan sekarang sisi hardware telah ditingkatkan membuat tablet ini menjadi pilihan yang layak.

Spesifikasi:
Prosesor TI OMAP 4470 yang dirancang untuk mengungguli Tegra 3
WiFi dengan sepasang Dukungan antena MIMO dan dual-band
Stereo Speaker
Kamera depan HD dengan aplikasi Skype kustom
HDMI Out
Layar HD IPS 1280 x 800 untuk versi 7 inchi dan 1920 x 1200 untuk versi 8,9 inchi
Sensor Sentuh Laminated - untuk mengurangi silau sebesar 25%
Bluetooth
4G LTE untuk Versi 8.9-inch
Memori 16 dan 32GB

2. Google Nexus 7

Google Nexus 7

Apa yang belum dikatakan tentang Tablet Nexus yang belum dikatakan sekarang? Kita semua tahu itu.  Untuk melihat bagaimana Google akan membawa tablet mereka sendiri ke pasar adalah sesuatu yang kita sudah tunggu selama bertahun-tahun. Nexus 7 diposisikan sebagai perangkat untuk menikmati konten dengan spesifikasi yang menawan dan harga cukup terjangkau.

Spesifikasi:
HD IPS Display 7 "1280 × 800 (216 ppi)
Quad-core Tegra 3 Processor
1GB RAM
Memori 16 atau 32GB
1.2MP kamera depan
WiFi b / g / n, NFC dan GPS
Baterai 4325 mAh
HSPA + GSM.
Corning Gorilla Glass

1. Google Nexus 10

Google Nexus 10

Dari semua tablet yang keluar tahun ini, Nexus 10 adalah yang terbaik. Mungkin banyak dari Anda tidak akan setuju, namun Nexus 10 memiliki layar terbaik bahkan mengalahkan layar retina iPad. Disamping itu tablet ini mempunyai CPU yang super cepat. Desain mungkin tidak untuk selera semua orang, ujung-ujungnya melengkung membuat perangkat terlihat sedikit lebih kecil dari yang sebenarnya.

Spesifikasi:
Layar 10.05-inch resolusi 2560 x 1600 (298,9 ppi dibandingkan dengan iPad dengan layar Retina di 263,92 ppi)
Dual-Core Cortex A-15 CPU - Exynos 5250 dengan Mali T604 quad-core GPU
2GB RAM
Memori 16GB dengan tidak ada ruang untuk microSD
Kamera 5 megapiksel menghadap ke belakang dengan flash dan 1.9MP kamera menghadap ke depan
WiFi, NFC Chips ganda, satu di depan dan satu di belakang, Bluetooth 4.0
Android 4.2 Jelly Bean
microUSB serta microHDMI
Baterai 9000 mAh tahan selama 10 jam video HD

ASUS PadFone 2 akan dirilis untuk Eropa dan Asia

ASUS PadFone 2 akan dirilis untuk Eropa dan Asia

ASUS sedang bersiap-siap untuk menggelar sekuel tablet-telepon nya yang diberi nama Padfone 2. ASUS awalnya mengumumkan untuk rilis Taiwan, tapi kemudian mengatakan itu akan datang ke sebagian besar Asia dan Eropa. Padfone 2 akan menampilkan dudukan telepon yang dirancang jauh lebih baik untuk menjaga telepon tetap diam di tempat. Salah satu fitur yang paling unggulan dari Padfone 2 adalah kamera 13 megapiksel yang terlihat sangat menjanjikan.

ASUS PadFone 2 akan dirilis untuk Eropa dan Asia


Padfone 2 memiliki beberapa spesifikasi yang cukup manis. Memiliki layar 4,7 inci Super IPS + 720p, kamera belakang 13 megapiksel dan 1,2 megapiksel kamera menghadap ke depan untuk sesi video call. Kamera bisa merekam video 720p pada 60 frame per detik dan video 1080p pada 30 FPS. Untuk kekuatan pemrosesan, Padfone 2 memiliki quad-core APQ8064 Qualcomm prosesor.

Perangkat ini juga memiliki 2GB RAM, Corning Glass Fit, LTE dan NFC. Kekuatan baterai sebesar 2.140 mAh. Sayangnya, tidak memiliki slot microSD untuk memori tambahan, sebaliknya, ASUS memberikan pembeli 50GB layanan WebStorage. Muncul dengan Android ICS terinstal, tapi ASUS mengatakan bisa di upgrade ke Jelly Bean. Bagian tablet memiliki baterai 5.000 mAh, ukuran 10,1 inci, dan berat 514 gram (tanpa telepon terpasang).

Padfone 2 akan meluncur di Eropa (Bulgaria, Denmark, Finlandia, Jerman, Hungaria, Italia, Polandia, Portugal, Rumania, Spanyol, Swedia) dan Asia (Hong Kong, India, Jepang, Malaysia, Singapura, Taiwan, Thailand, UEA ) sebelum akhir tahun ini. Lalu akan diluncurkan di negara-negara lain beberapa saat setelah itu. Perangkat akan dijual seharga $ 750 untuk model 32GB dan $ 850 untuk model 64GB. Harga tersebut adalah untuk telepon dan tablet dock. Jika tanpa telepon hanya tabletnya saja harganya $ 200.

ASUS mengumumkan Taichi convertible notebook / tablet dengan display ganda 11,6 inci dan 13,3 inci


ASUS Taichi convertible notebook / tablet dengan display ganda

Dua layar dalam satu tablet? Ya Anda bisa. Produk ASUS terbaru seri Taichi menampilkan kemasan pada kedua bagian depan dan belakang, membiarkan Anda menggunakan perangkat dalam berbagai konfigurasi. Dalam modus 'notebook', Anda dapat menggunakan Taichi dengan keyboard QWERTY backlit dan trackpad. Namun, setelah Anda menutup tutup, Anda bisa menggunakan stylus. Taichi menggunakan Intel Ivy Bridge prosesor Core i7, 4 GB RAM, penyimpanan SSD, dual-band 802.11n WiFi, FHD / Super IPS + display dan, tentu saja, kamera ganda. Meskipun duo layar, baik konfigurasi 11,6-inci dan 13,3-inch dilaporkan sebagai perangkat tipis dan ringan sebagai garis Zenbook . Kedua varian akan menawarkan 1920 x 1080 piksel di setiap sisi, dan display dapat digunakan secara terpisah, sehingga Anda bahkan dapat berbagi perangkat dengan teman - dengan konten yang sama sekali berbeda pada LCD masing-masing.

Pada acara peluncuran ASUS di Computex, perangkat yang terlihat adalah jelas merupakan prototipe awal, itu berfungsi seperti yang dijelaskan dan tampak cukup dipoles, jadi ini tentu bukan hanya sebuah konsep pada saat ini. Panel sentuh yang sangat responsif, dan cukup terang, bahkan pada pengaturan terendah mereka. LCD belakang memiliki backlight terlihat di sekitar bagian atas dan bawah, yang kita tentu tidak mengharapkan untuk melihat pada sampel produksi. Meskipun desain tipis, tidak ada kekurangan pilihan konektivitas - sisi kiri perangkat (dalam mode tablet, setidaknya) ada tombol power, lock toggle, mini VGA, USB 3.0 port dan power ports, sementara panel berlawanan mencakup headphone jack, USB 3.0 port kedua, mikro DVI, volume up / down switch dan tombol kunci rotasi.

Sayangnya, tidak ada info harga dan ketersediaan untuk saat ini. Kita tunggu saja info selanjutnya dari ASUS........

via engadget

ASUS Kenalkan Tablet 810 dan Tablet 600 Transformer (Windows 8)

ASUS mengguncang pasar tablet dengan pengulangan konsep Transformasi barunya saat menghadirkan ASUS Tablet 810 11.6" (Windows 8) dan ASUS Tablet 600 10.1" (Windows RT). Kedua tablet telah didesain untuk menghadirkan pengalaman menggunakan tablet Windows terbaik.
ASUS Tablet 810 (Windows 8) memiliki prosesor Intelr AtomT generasi terbaru dan RAM 2GB serta dengan eMMC (embedded multimedia card) 64GB untuk penyimpanan pengguna. Pengalaman Windows 8 yang luar biasa akan membuat perangkat ini sempurna bagi para profesional ataupun pengguna pribadi.

 
Fitur penting dari 810 adalah mobile dock yang disediakan yang mampu mengubah tablet menjadi ultraportable clamshell yang ringkas, lengkap dengan keyboard QWERTY berukuran penuh, trackpad, dua port USB dan baterai kedua untuk memperpanjang penggunaan, saat jauh dari catu daya.
 
Menggunakan layar 11.6" beresolusi 1366 x 768 menggunakan teknologi Super IPS+ untuk menghadirkan kejernihan visual baik saat di dalam ataupun luar ruangan, dan 10-point multi touch yang tersedia dilengkapi pula dengan stylus digitizer Wacom untuk menghadirkan pengalaman menulis yang alami.
 
Meski memiliki dimensi yang ringkas dan ketebalan yang hanya 8,7 milimeter, Tablet 810 masih mampu menghadirkan suara berkualitas tinggi, berkat teknologi SonicMaster yang sama yang digunakan pada notebook ASUS yang meraih penghargaan.
 
Foto berkualitas tinggi juga bisa ditangkap menggunakan kamera belakang 8 megapixel yang dilengkapi fitur autofokus dan LED flash, serta dengan kamera depan 2 megapixel untuk video chat. Tablet ini juga memiliki sensor NFC di dalamnya, memungkinkan perangkat ini bersinkronisasi dengan mudah dengan perangkat yang mendukung NFC lainnya.
 
Di samping itu mereka juga memperkenalkan ASUS Tablet 600 (Windows RT) dengan mobile dock. ASUS Tablet 600 (Windows RT) menggunakan prosesor quad core NVIDIA Tegrar 3 dan 12-core GPU untuk performa mobile grafis, ia juga memiliki RAM sebesar 2GB dan sebuah eMMC 32GB untuk penyimpanan. Bekerja dengan Windows RT, pengguna tablet hiburan akan mendapatkan pasangan sempurna dalam bentuk 600.
 
Tablet 600 juga memiliki desain Transformer inovatif yang sama seperti 810 dan dilengkapi dengan mobile dock tersendiri yang menyediakan keyboard QWERTY, track pad, port USB dan baterai kedua.
 
Aplikasi-aplikasi Windows 8, game, dan film akan tampak luar biasa pada layar 10.1" milik Tablet 600 yang memiliki resolusi 1366 x 768 dan berteknologi Super IPS+, sementara teknologi ASUS SonicMaster memastikan kualitas audio kelas atas. Tablet 600 juga memiliki kamera depan dan belakang berkualitas sama dengan 810, membuatnya menjadi sebuah perangkat multimedia serba bisa. Ia memiliki sensor NFC di dalamnya, yang memungkinkan perangkat itu melakukan sinkronisasi dengan mudah dengan perangkat yang mendukung NFC.

ASUS Transformer Prime Tablet Quad-Core Prosessor Nvidia Tegra 3 Pertama Di Dunia

Jika HTC memiliki HTC Edge dengan prosesor quad-corenya, maka lain lagi dengan ASUS. Mereka akan merilis tablet Asus Transformer Prime, tablet dengan prosesor quad-core pertama di dunia yaitu Tegra 3 yang menjanjikan performa 5 kali lebih cepat daripada Tegra 2.

Tablet dengan spesifikasi prosesor quad-core Nvidia Tegra 3 ini juga dilengkapi dengan layar 10 inci SUPER IPS+ yang memiliki resolusi 1280×800 piksel. Tak cukup itu, tablet ini juga dilindungi dengan gorilla glass. Untuk menunjang performanya, tablet ini mempunyai RAM 1GB.

Layaer jenis Super IPS+ memiliki kelebihan yang bisa tampak jelas walau di lingkungan outdoor Anda bisa melihat penjelasan pada gambar berikut.

Fitur lainnya, Transformer Prime  menurut rencana akan dijual dengan kisaran harga 500 USD (sekitar 5 juta rupiah) ini akan memiliki kamera 1.2 MP di bagian depan. Batereinya dirumorkan mampu bertahan hingga 12 jam dan menjadi 18 jam dengan dock.


Selain itu, ASUS juga menawarkan aksesori berupa keyboard seharga 150 USD yang memiliki port USB 2.0 untuk dapat digunakan bersamaan dengan tablet tersebut. Tablet dengan ketebalan 0.33 inci ini mempunyai slot microSD, audio jack combo 3.5mm dan sebuah port micro HDMI.
Untuk sistem operasinya, ASUS masih belum menjelaskan secara detail. Awalnya, mereka ingin meluncurkan tablet ini pada bulan November 2011 dengan menggunakan Android 3.0. Namun dengan pengunduran jadwal ini, maka jadinya tablet ini akan datang dengan Android 4.0.

Spesifikasi Asus Transformer Prime:
  • Super IPS+ display with 178 degree viewing angles and Gorilla Glass
  • NVIDIA Tegra 3 processor
  • 12 hours of battery life (tablet alone)
  • 18 hours of battery life (with the keyboard dock)
  • 1.2MP front-facing camera
  • 8MP rear camera with LED flash and auto-focus
  • 3.5mm mic/headphone combo jack
  • micro HDMI port
  • micro SD card slot
  • Tablet dimensions: 10.4″ x 7.1″ x 0.33″
  • Tablet weight: 1.29 pounds
  • Dock dimensions: 10.4″ x 7.1″ x 0.41″
  • Dock weight: 1.18 pounds
<script type="text/javascript"><!--
google_ad_client = "ca-pub-0837250381598057";
/* iklan2 */
google_ad_slot = "3869162062";
google_ad_width = 336;
google_ad_height = 280;
//-->
</script>
<script type="text/javascript"
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js" >
</script>

Eee Pad Transformer, Tablet Android Perdana Asus

Asus secara resmi meluncurkan Eee Pad Transformer, yaitu tablet PC perdana Asus yang mengadopsi sistem operasi OS Android versi 3.0 atau dikenal dengan codename Honeycomb.

Peluncuran Asus Transformer menjadi tonggak sejarah baru bagi perusahaan asal Taiwan itu setelah sebelumnya memperkenalkan Eee PC yang terbilang fenomenal.

Eee Pad Transformer bukan tablet biasa, Asus menawarkan fitur-fitur terbaik dengan harga kompetitif.

Tablet PC anyar Asus ini mempunyai keunikan di sisi desain. Ia memiliki dock khusus untuk mengubah fungsinya seolah-olah seperti laptop atau notebook. Sehingga, fitur edit dokumen lumayan agak terpakai di tablet ini.



Rancangan unik full-size QWERTY keyboard docking station menawarkan dua port USB, SD card reader dan penambahan daya tahan baterai hingga 16 jam.

Selain itu, Eee Pad Transformer juga dilengkapi IPS Panel yang tangguh dan anti gores, dual camera, dan telah didukung Adobe® Flash® 10.2, fitur yang tidak dipunyai Apple iPad 2.

Asus saat ini membuka pembelian melalui pemesanan (pre-order) Eee Pad Transformer sejak tanggal 25 Maret 2011 di Taiwan, dan konsumen diharapkan dapat menerima tablet setelah kurun waktu dua minggu. Peluncuran secara resmi di Inggris menyusul pada 30 Maret, dan kemudian Amerika Utara.

Asus Eee Pad Transformer datang dengan layar sentuh capactive sebesar Apple iPad, yakni 10,1 inci. Resolusi layarnya sebesar 1280 x 800 piksel, relatif tajam dan layak untuk mendukung OS Android 3.0 atau Honeycomb.



Asus memodali Eee Pad Transformer dengan dua opsi memori sebesar 512MB dan 1GB RAM. Selain itu, terdapat prosesor nVidia Tegra 2 SoC. Kemampuan ini dianggap cukup untuk mendukung kinerja tablet yang tersedia dengan 3 versi, yakni versi 16GB, 32GB, dan 64GB.

Di segi konektivitas, tablet setebal 1,2 cm dengan berat 680 gram ini dilengkapi dengan Bluetooth, Wi-Fi, USB 2.0, dan HDMI untuk memutar video HD 1080p di TV atau proyektor secara jernih. Soal harga, Asus mebanderolnya dengan harga mulai 400 pounds, setara Rp5,5 juta.

Komparasi AMD Radeon HD 6870 & 6850 Asus EAH6850 PowerColor AX6850

Di sepanjang tahun 2010 kemarin, kita disuguhi dengan serunya persaingan antara ATI dan Nvidia di pasar kartu grafis. Masing-masing menyuguhkan jagoan-jagoan terbaiknya di setiap kelas untuk beradu kekuatan dan berebut tahta kekuasaan.

Mungkin Anda masih ingat betapa hebohnya pasaran kartu grafis saat ATI meluncurkan seri Radeon HD 5870 dan HD 5850. Peluncuran kartu grafis itu mampu menggoyang Nvidia yang masih bertahan dengan seri GeForce GTX 200 miliknya.

Lalu balasan dihadirkan dari Nvidia dengan meluncurkan seri-seri Fermi yang sebetulnya sudah dipersiapkan sejak lama (namun sempat mengalami penundaan). Akhirnya, GeForce GTX 480 dan GTX 470 pun diluncurkan setelah ATI lebih dulu menyerang pasar.

Setelah itu, “peperangan” pun masih terus berlanjut. Kali ini, medannya mulai bergeser ke kelas mainstream dan entry-level. Setiap vendor meluncurkan seri-seri kartu grafisnya yang menjadi varian terbaik di kelasnya. Berbagai varian bermunculan, sebut saja seperti Radeon HD 5770, Radeon HD 5670, GeForce GTX 460, dan yang terakhir hadir, GeForce GTS 450.

Nah, sekarang, di tahun 2011 ini persaingan kedua vendor tersebut berlanjut lagi. Tapi tentunya tidak lagi dengan jagoan-jagoan mereka yang sudah muncul di tahun lalu. Sejumlah seri kartu grafis tentunya sudah dipersiapkan untuk menggempur pasar kartu grafis sepanjang tahun 2011 ini.

Ambil contoh ATI. Di awal tahun 2011, vendor yang sekarang sepenuhnya menggunakan nama AMD ini sudah mempersiapkan jagoan-jagoan baru untuk ikut berperang di pasar kartu grafis. Untuk peluncuran pertama, AMD telah mempersiapkan dua buah seri kartu grafis, yaitu Radeon HD 6870 dan HD 6850.

Radeon HD 6870 dan HD 6850 dibangun dari basis chip grafis terbaru AMD. Chip grafis yang dimaksud dikenal dengan kode nama “Barts”. Meskipun menggunakan basis chip grafis yang sama, spesifikasi keduanya berbeda. Seri Radeon HD 6870 yang lebih tinggi memiliki kecepatan akselerator sebesar 900 MHz dengan memori GDDR5 yang berkecepatan 4200 MHz. Sementara Radeon HD 6850 memiliki kecepatan akselerator yang sedikit lebih rendah, sebesar 775 MHz dan memori yang berkecepatan 4000 MHz. Dari sisi jumlah shader-nya, Radeon HD 6870 akan dibekali dengan shader sebanyak 1120 buah, sementara HD 6850 hanya sebanyak 960.

Inilah jajaran produk-produk kartu grafis terbaru (berbasis AMD Radeon HD 6870 dan HD 6850) . Bagaimana kinerjanya jika dibandingkan dengan pesaingnya? Bagaimana peluang kedua seri kartu grafis ini di pasaran kartu grafis saat ini? 

Sapphire HD 6870
Salah satu produsen kartu grafis terbesar untuk AMD ini telah memiliki beberapa varian produk yang menggunakan chip grafis “Barts”. Varian yang mampir ke meja uji kami adalah Radeon HD 6870.
Sapphire mengemas kartu grafis ini dengan sangat minimalis dan sederhana. Penampilannya sama persis dengan desain referensi Radeon HD 6870 yang dikeluarkan oleh AMD. Bentuknya besar dan tebal dengan ukuran pendingin yang sangat besar.
Kartu grafis Sapphire HD 6870 ini dibekali dengan spesifikasi standar HD 6870 seperti yang telah disebutkan sebelumnya, yaitu akselerator “Barts” dengan kecepatan 900 MHz, dan memori berkecepatan 4200 MHz. Kinerja kartu grafis ini pada resolusi tinggi pun tidak perlu diragukan karena kartu grafis ini dibekali dengan memori berkapasitas sebesar 1 GB.
Sejumlah teknologi yang telah hadir di seri kartu grafis sebelumnya tetap hadir pada kartu grafis ini (bahkan lebih disempurnakan). Sebut saja dukungan terhadap DirectX 11, danfeature andalan AMD untuk solusi multi display, Eyefinity. Ya, satu buah kartu grafis ini mampu menampilkan gambar hingga ke tiga layar sekaligus dengan cara memilih tiga dari lima pilihan output yang disediakan pada kartu grafis ini.
Spesifikasi Sapphire HD 6870
Kecepatan core
900MHz
Kecepatan memori
4200MHz
Kapasitas memori
1GB GDDR5
Harga
US$280

Asus EAH6850 DirectCU
Penampilan kartu grafis Asus EAH6850 DirectCU ini bisa dibilang sangat menarik. 
Seluruh bagian kartu grafis ini, mulai dari kartu hingga pendinginnya merupakan desain unik yang berbeda dari desain referensi. Papan PCB kartu grafis ini tampil garang dengan ukuran yang besar dan dibalut warna hitam bernuansa matte.
Pendingin yang terpasang pada kartu grafis ini juga sangat keren. Pendingin ini menggunakan teknologi yang disebut DirectCU. Pendingin ini memiliki desain khusus sehingga dua buah heatpipe besar yang dimilikinya bersentuhan langsung dengan core chipgrafis.
Panas yang dihasilkan oleh core chip grafis akan langsung disalurkan ke heatpipe sehingga lebih cepat dilepas. Selain heatpipe, pendingin ini juga dibantu oleh sirip-sirip berbahan aluminium dan sebuah kipas berukuran besar. Untuk pemanis, pendinginnnya ditutup dengan cover plastik.
Kalau AMD mematok kecepatan akselerator Radeon HD 6850 pada kecepatan 775 MHz, Asus EAH6850 DirectCU ini memiliki kecepatan yang sedikit lebih tinggi (dengan akselerator berkecepatan 790 MHz).  Sementara kecepatan memorinya tetap dipatok pada angka 4000 MHz. Kecepatan akselerator yang lebih tinggi memberikan sedikit keunggulan bagi kartu grafis ini pada sisi kinerja.

Spesifikasi  Asus EAH6850 DirectCU
Kecepatan core
790 MHz
Kecepatan memori
4000 MHz
Kapasitas memori
1 GB GDDR5
Harga
US$245

PowerColor AX6850 Premium Edition
Kalau Asus EAH6850 DirectCU memiliki akselerator yang berkecepatan 790 MHz, kartu grafis PowerColor AX6850 Premium Edition ini memiliki akselerator yang sama cepat, bahkan sedikit lebih cepat. Ya, PowerColor mematok kecepatan akselerator kartu grafis ini pada angka 800 MHz. 
Tidak sampai di situ. Kecepatan memorinya juga sudah dipacu lebih jauh lagi. Kalau kecepatan memori Radeon HD 6850 standar berkecepatan 4000 MHz, kartu grafis ini memiliki kecepatan yang lebih tinggi, yaitu sebesar 4200 MHz.
Kartu grafis yang memiliki kapasitas memori sebesar 1 GB GDDR5 ini memiliki pilihan outputyang cukup bervariasi. Sebanyak empat buah pilihan output hadir di kartu grafis ini, masing-masing dua buah DVI, satu buah HDMI, dan satu buah Display Port.
Menengok ke bagian penampilannya, kartu grafis keren ini dilengkapi dengan sebuah pendingin unik dari produsen pendingin ternama, ZEROtherm. Pendingin dari ZEROtherm ini tampil ramping, namun tetap terlihat garang dengan sirip-sirip aluminium. Hal ini juga masih dilengkapi dengan heatpipe tembaga sebanyak empat buah. Spesifikasi yang tinggi dan tampilan yang keren!

Spesifikasi PowerColor AX6850 Premium Edition
Kecepatan core
800 MHz
Kecepatan memori
4200 MHz
Kapasitas memori
1 GB GDDR5
Harga
US$225


Hasil Uji  

3DMark Vantage (1920 x 1080)
Radeon HD 6870
11011
Radeon HD 6850
8743
Radeon HD 5870
12625
GeForce GTX 470
9240
GeForce GTX 460
7819

Crysis (1920 x 1080)
Radeon HD 6870
34,98 fps
Radeon HD 6850
29,19 fps
Radeon HD 5870
38,55 fps
GeForce GTX 470
30,46 fps
GeForce GTX 460
23,42 fps

Unigine Heaven (1920 x 1080)
Radeon HD 6870
43,80 fps
Radeon HD 6850
36,10 fps
Radeon HD 5870
45,50 fps
GeForce GTX 470
39,20 fps
GeForce GTX 460
32,30 fps

Kesimpulan
Kalau melihat dan membandingkan kinerja Radeon HD 6870 dan HD 6850, kedua seri kartu grafis ini memang merupakan pesaing baru yang tidak bisa dianggap remeh begitu saja.
Kinerjanya tergolong kuat. Kedua seri kartu grafis ini langsung bersaing dengan produk-produk kelas atas yang sudah beredar sebelumnya seperti Radeon HD 5870, HD 5850, GeForce GTX 470 dan GTX 460. Kinerjanya mampu menyamai bahkan sedikit mengungguli keempat seri kartu grafis tersebut.
Asyiknya lagi, Radeon HD 6870 dan HD 6850 ini memiliki banderol harga yang jauh lebih terjangkau jika dibandingkan saat Radeon HD 5870 dan HD 5850 di awal tahun 2010 lalu. Diposisikan pada kisaran harga US$200 hingga 300, kedua seri ini menjadi sangat menarik untuk dimiliki.
Secara keseluruhan, kedua jagoan baru milik AMD ini sangat menarik. Keputusan AMD untuk meluncurkan varian baru lebih dulu dibandingkan pesaingnya kami rasa cukup tepat untuk menjaring pengguna lebih banyak. Apalagi harganya juga tergolong tidak terlalu mahal.