Berikut ini adalah penjelasan mengenai e-KTP oleh Bapak M.Mustafa Sarinanto dari BPPT. Beliau bersedia menerima pertanyaan mengenai e-KTP dan teknologi terkait bagi yang menginginkan informasi mengenai e-KTP di The Indonesian Web & Tech Community sebuah forum diskusi di Google+.
Apakah teknologi yang dipakai di e-KTP? RFID? NFC?
Sebetulnya teknologi yang digunakan berbasis smart card bertipe contactless card, yaitu chip smart card yang mampu berkomunikasi dengan pembaca (reader) tanpa kontak langsung secara fisik melainkan menggunakan gelombang radio dengan frekuensi 13,56MHz (sesuai dengan standar yang digunakan untuk itu). Memang bisa dikatakan sebagai bagian dari keluarga RFID yaitu kartu identitas yang menggunakan frekuensi radio. Walaupun ada sebagian pemahaman bahwa yang lazim disebut dengan RFID card biasanya adalah RFID tag yaitu yang tidak dilengkapi dengan kemampuan prosesor lengkap sebagaimana layaknya sebuah 'mini komputer' di dalam kartu.
Kalau diperhatikan di standar yang digunakan yaitu ISO 14443 (tipe A), maka itu sebetulnya adalah standar yang mengatur tentang smart card tipe contactless card, sebagai pengembangan terhadap standar smart card yaitu keluarga ISO 7816.
Dalam perkembangannya, belakangan ini diangkat sebuah teknologi yang memanfaatkan kemampuan induksi dari gelombang elektromagnetik untuk pemanfaatan yang lebih menarik, dengan basis yang tidak terlalu berbeda dengan standar contactless smart card tadi, yaitu beroperasi di frekuensi 13,56MHz. Teknologi ini memberikan keleluasaan bagi gadget untuk melakukan 'komunikasi' antar mesin (M2M : machine to machine), yang dapat dianggap seperti membukakan jalan bagi gadget untuk menjadi contactless reader.
Nah, karena beroperasi pada frekuensi yang sama dan berpijak pada teknologi serta standar yang berdekatan, maka walhasil contactless smart card dapat dengan mudah dibaca oleh perangkat yang sudah dilengkapi dengan chip NFC (seperti smartphone kelas atas saat ini). Sebaliknya, karena prinsip smart card adalah 'mini komputer', maka gadget ber-NFC tersebut juga dapat 'menjelma' (seakan-akan) sebagai sebuah smart card, karena dapat dibaca oleh contactless reader lainnya, bahkan oleh sesama smartphone lainnya.
Tidak ada chip NFC di dalam e-KTP, tapi pembaca NFC dapat dijadikan sebagai pembaca smart card (bahkan e-KTP kalau memang syarat teknis lainnya dipenuhi).
Apakah alatnya aktif atau pasif? Adakah baterei di dalamnya?
e-KTP tidak dilengkapi dengan baterei, karena tenaga penggeraknya berasal dari luar kartu, yaitu dari pembaca (reader). Sebagaimana kita ketahui bahwa dengan prinsip kerja induksi elektris (seperti cara kerja transformator yang dapat menginduksi kumparan lainnya sehingga dapat seakan-akan meneruskan aliran listrik), chip di dalam smart card dapat bekerja kalau diaktifkan oleh reader, untuk kemudian berkomunikasi untuk menyampaikan instruksi yang diarahkan oleh reader. Prinsip induksi seperti ini tidak dapat bekerja pada jarak yang jauh, sehingga biasanya penggunaan contactless smart card berada pada rentang jarak yang cukup dekat (kurang dari 10 cm). Di banyak contoh penggunaan, digunakan istilah 'tap' atau disentuhkan, sebagai pemahaman yang mudah untuk membuat smart card ini bekerja.
Apa cara yang paling tepat untuk membaca sebuah e-KTP?
e-KTP kita saat ini (yang tidak ada chip pad nya diluar sebagaimaan smart card tipe contact) dibaca secara contactless, yaitu dengan disentuhkan atau didekatkan dengan alat pembaca. Bukan dengan ditancapkan ke dalam reader atau digesekkan, karena memang tidak ada media kontak langsungnya. Tapi tidak sembarang reader dapat digunakan untuk membaca e-KTP, karena memang e-KTP dibangun dalam koridor pengamanan tertentu yang mensyaratkan adanya beberapa modul dan protokol pengamanan untuk dapat membaca isi e-KTP.
Apakah e-KTP read-only, atau read-write?
Pada prinsipnya, e-KTP kita ini bekerja seperti sebuah komputer, ada bagian yang berfungsi seperti ROM, dan ada yang berfungsi seperti RAM (atau hard disk) pada komputer. Untuk data penduduk, dibuat dengan dapat diupdate.
Adakah unsur keamanan/enkripsi di dalam data yang disimpan e-KTP?
Sebagaimana telah dikemukakan di atas, mengingat karakter penduduk Indonesia yang cukup 'kreatif', maka sedari awal e-KTP dirancang dengan prosedur dan modul pengamanan tertentu, bekerjasama dengan Lembaga Sandi Negara. Secara umum, pengamanan diberikan di dalam kartu, dan juga di dalam reader.
Apakah ada informasi mengenai format data di dalam e-KTP supaya informasinya bisa dipakai secara publik?
Pada intinya untuk dapat memakai data e-KTP diperlukan kerjasama antara Kemendagri (sebagai pemilik data penduduk Indonesia) dan pengelola data tersebut (seperti Perbankan, ASKES, JAMSOSTEK dll di kemudian hari). Dan sejauh ini memang format data e-KTP tidak dirancang untuk 'terbuka' melainkan hanya dapat dibaca dengan prosedur dan modul tertentu. Sehingga hanya reader tertentu saja yang diberikan kewenangan untuk membaca e-KTP, tidak sembarang reader.
Apakah benar e-KTP akan rusak jika difotokopi?
Rusak atau tidaknya e-KTP jika difotokopi belum dapat dijawab dengan cepat. Kami tidak menghendaki menjawab secara instan, melainkan perlu dilakukan pengujian teknis. Ada beberapa hal yang bisa saja memiliki korelasi, dari sudut pandang saya yang menekuni bidang semikonduktor, yaitu apabila ada 'rangsangan energi' yang melebihi energi yang digunakan untuk menyimpan data ke dalam chip semikonduktor (yaitu berupa tersimpannya elektron ke dalam posisi tertentu yang membuat semikonduktor mampu menyimpan data), maka bisa saja 'rangsangan energi' tersebut akan mengacaukan susunan elektron tersebut dan menyebabkan memori menjadi terhapus, atau terformat ulang. Kalau panas tertentu, pada hakekatnya sudah pernah dilakukan pengujian terhadap konsistensi data di kartu di dalam suatu rentang tertentu. Jadi saat ini secara teknis belum bisa diambil kesimpulan apapun. Saya sendiri pernah beberapa kali memfotokopi e-KTP saya, dan sejauh ini belum ada masalah. Tapi tetap tidak bisa dijadikan dasar argumen teknis mengenai hal ini.
Apakah e-KTP bisa dibaca dan digunakan oleh alat apapun yang memahami formatnya?
Prinsip pemanfaatan data e-KTP memang menempuh kebijakan 'tertutup', artinya jika ingin membacanya harus berkoordinasi dengan Kemendagri. Ini tentunya merupakan bagian dari melindungi kepentingan penduduk sendiri. Karena hal ini merupakan masalah sensitif di negara berpenduduk lebih dari seratus juta ini. Ini agak berbeda dengan kebijakan di negara lain, misalnya Malaysia. Di sana, pada dasarnya data yang tercetak di kartu adalah data yang 'open', artinya reader apapun (asal sesuai dengan standar yang digunakan), dapat membaca MyKad mereka. Tapi jangan lupa, tipe kartu mereka pada dasarnya adalah contact smart card, sedangkan e-KTP bertipe contactless smart card.
Apakah bisa dibilang e-KTP hanyalah berisi berupa nomor identifikasi (token)?
e-KTP pada dasarnya adalah sebuah smart card, dan tidak hanya berupa token melainkan memang berisi data yaitu data yang tercetak di kartu, plus foto, plus minutiae sidik jari kita (diwakili oleh 2 jari, biasanya telunjuk kiri dan kanan). Itu semua sudah 'hampir' memenuhi kapasitas memori yang sebesar 8KB. Sidik jari lengkap serta data iris mata memang tidak disimpan di dalam e-KTP, melainkan ada di database Kemendagri.
Apa benar e-KTP tidak bisa dipalsukan?
Mengenai bisa dipalsukan atau tidak, itu memang tantangan atau pekerjaan rumah buat kita semua untuk membantu kondisi yang kondusif agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Di dunia modern seperti saat ini, sangat sulit membangun sistem pengamanan yang benar-benar kuat. Sejauh ini, e-KTP sudah dilengkapi dengan sistem pengamanan yang memang selayaknya diterapkan di dalam sebuah kartu identitas penduduk. Dan tidak hanya kartunya atau pembacanya saja yang perlu dilengkapi dengan prosedur pengamanan, kebijakan pengamanan juga perlu diterapkan agar secara sistem lengkap dapat mendukung prinsip keamanan e-KTP.
Apakah e-KTP kedepannya apakah itu dimaksudkan sebagai salah satu alat yg membantu proses pembayaran?
Mengenai apakah e-KTP akan menjadi seperti alat untuk pembayaran, penjelasannya demikian. Memang pada dasarnya sebagai sebuah divais elektronik yang memiliki cara kerja seperti komputer, smart card e-KTP mampu diberi fungsi beragam, dan tidak hanya berfungsi sebagai kartu penduduk saja. Memang salah satu harapan kita agar berbagai aplikasi yang berhubungan dengan masyarakat luas seperti ASKES dan JAMSOSTEK misalnya, dapat terintegrasi dengan e-KTP kita. Tidak hanya itu saja, e-KTP juga misalnya dapat digunakan sebagai alat verifikasi keabsahan penerima bantuan kesejahteraan sosial seperti raskin dll. Sehingga layanan publik akan menjadi semakin mudah dilakukan, rakyat pun tidak akan dibebani dengan kewajiban macam-macam. Karenanya, kita harus membuang kebiasaan mengandalkan fotokopi, karena yang lebih sah adalah data elektronik yang ada di dalam e-KTP, yang dapat dikoneksikan secara luas dalam jaringan layanan publik yang mengandalkan pada database yang dimiliki oleh Kemendagri dan di-share ke berbagai instansi pemerintah terkait lainnya. Pelaksanaan Pemilu juga lebih mudah sekaligus lebih transparan apabila e-KTP sudah terintegrasi ke dalam sistem e-Pemilu, karena tidak perlu ada pencetakan kartu pemilih, karena kita bisa menggunakan e-KTP kita sebagai bukti jati diri Pemilih. Lalu tidak perlu lagi ada tinta Pemilu, karena secara daring bisa terdeteksi apakah seseorang sudah memilih atau belum. Pendek kata, sebetulnya e-KTP ini membuka jalan kita menuju dunia baru administrasi pemerintahan Indonesia, sehingga kalau bisa sama-sama kita kawal agar berhasil, hasilnya akan fenomenal bagi Indonesia.
Home » All posts
Benarkah e-KTP akan rusak jika difotocopy?
Surat edaran Mendagri tentang pelarangan e-KTP untuk di foto copy menjadi pembicaraan hangat di berbagai media dan forum diskusi. Namun apakah benar e-KTP akan rusak jika difotocopy masih menjadi pertanyaan publik.
Chip RFID (Radio-frequency identification) dalam e-KTP tertanam dalam kartu, tidak tampak seperti halnya chip kartu kredit. Teknologi RFID di dalam e-KTP memang ada titik rusaknya, yaitu jika fisik kartunya sendiri rusak (misalnya dipukul benda keras, distaples, dipotong, dan lain-lain). Dan kalau kena panas tinggi, chip RFIDnya bisa rusak karena meleleh. Kalau dijemur di bawah sinar matahari agak lama, kadang-kadang bisa berdampak tidak bisa dibaca walaupun efeknya hanya sementara.
Tapi kalau sekedar terkena sinar mesin fotocopy, mau diapakan juga tidak akan rusak. Memang ada pembicaraan bahwa penyinaran lampu Xenon yang digunakan dalam mesin fotocopy mungkin dapat mengganggu fungsi chip RFID, tapi itu masih dalam tahap diskusi.
Dalam eKTP ada sebuah chip memory kecil yang dapat menyimpan data yang berisi data biometris, pas photo, tanda tangan dan sidik jari penduduk. Teknologi RFID yang digunakan e-KTP bisa write data ke chip di dalamnya, tapi bisa dibuat read-only (hanya dapat dibaca saja). Yang menjadi masalah, kabarnya chip RFID ini tidak dikunci, sehingga datanya bisa dihapus/ditimpa.
Dengan kata lain, data di chip e-KTP kita bisa diganti dengan data orang lain (dengan menggunakan software khusus), bisa ditimpa dan data kita akan hilang.
Baca juga : Penjelasan lengkap mengenai teknologi yang terkait dengan e-KTP
Samsung Galaxy Core, Versi Murah untuk Galaxy S 4
Jika Galaxy S4 tidak terjangkau atau terlalu mahal bagi Anda, kini Samsung memperkenalkan armada smartphone low-end terbarunya dengan fitur-fitur seperti pada Galaxy S4. Dengan meluncurkan Galaxy Core, Samsung tampaknya puas untuk melepaskan sebanyak smartphone yang mereka bisa. Setiap kali ponsel unggulan yang dirilis Samsung, akan ada segudang pilihan untuk versi high-end, pertengahan hingga low-end yang akan mengikuti jejaknya. Hal ini tentu tidak tampak seperti hal yang buruk bagi Samsung, dan itu tidak benar-benar menyakiti bottom line mereka.
Dan sekarang, Samsung membawa kita ke Galaxy Core, smartphone terbaru dari Samsung, yang ditujukan untuk pasar low-end. Mari kita lihat spesifikasinya berikut ini:
Layar LCD 4,3-inci WVGA (800 x 480 pixel)
CPU Dual-Core 1.2 Ghz
1GB RAM
8GB memori Internal dengan dukungan microSD
Android 4.1.2 Jellybean dengan TouchWiz UI
Kamera 5MP menghadap ke belakang dengan flash, dan kamera depan VGA.
Fitur S Voice, Smart Stay dan UI Motion
Tersedia dalam Single dan Dual-SIM
Galaxy Core akan tersedia pada bulan Mei untuk versi Dual-SIM dan untuk pilihan SIM tunggal akan harus menunggu sampai bulan Juli. Belum ada konfirmasi tentang harga, tapi diperkirakan tidak akan terlalu mahal, karena yang jelas ponsel ini ditujukan untuk pasar negara berkembang atau wilayah Asia.
UDOO: Android Linux Arduino dalam satu board komputer mini
UDOO adalah sebuah PC mini yang bisa menjalankan Android atau Linux, dengan papan Arduino yang tertanam pada board, dengan kekuatan 4 kali Raspberry PI + Arduino.
UDOO merupakan board prototipe yang kuat untuk pengembangan perangkat lunak dan desain, mudah digunakan dan dengan beberapa langkah Anda dapat mulai menggunakannya dan menciptakan proyek Anda dengan pengetahuan minimum.
UDOO menggabungkan dua komputasi yang berbeda dalam satu board, masing-masing memiliki kekuatan dan kelemahan, dan dari semuanya bisa berguna untuk pendidikan serta Do-It-Yourself (DIY) dan rapid prototyping.
UDOO adalah hardware komputer yang murah dan terbuka. Dilengkapi dengan prosesor ARM Freescale i.MX6 untuk Android dan Linux, bersama Arduino DUE ARM SAM3X, dan CPU terintegrasi pada papan yang sama!
Ukuran UDOO adalah 11 cm x 8,5 cm dan memiliki konsumsi daya yang rendah.
Spesifikasi UDOO
Freescale i.MX 6 ARM Cortex-A9 CPU Dual / Quad core 1GHz
Grafis terintegrasi, masing-masing prosesor menyediakan 3 akselerator untuk 2D, 3D OpenGL ® ES2.0 dan OpenVG ™
Atmel SAM3X8E ARM Cortex-M3 CPU (sama seperti Arduino Due)
RAM DDR3 1GB
54 Digital I / O + Analog Input (Arduino yang kompatibel R3 1.0 pinout)
HDMI dan LVDS + Touchscreen
Ethernet RJ45 (10/100/1000 Mbit)
WiFi Modul
Mini USB dan Mini USB OTG (micro dengan rilis final)
USB tipe A (x2) dan konektor USB (membutuhkan kabel tertentu)
Analog Audio dan Mic
SATA (Hanya versi Quad-Core)
koneksi kamera
Micro SD (perangkat boot)
Pasokan Daya (5-12V) dan Eksternal konektor Baterai
Harga adalah $ 100
UDOO adalah sebuah proyek open-source hardware, semua skema akan tersedia di situs web UDOO dibawah lisensi Creative Commons Attribution.
Source
BMW HP Kunst, sepeda motor dengan hidrogen
"BMW HP Kunst" adalah sebuah konsep sepeda motor hidrogen yang merupakan visi ekologis sepeda motor masa depan. Motor ini benar-benar jelas bertindak sebagai sebuah karya teknologi dengan semua teknologi hidrogen. Ini adalah model eksklusif yang diposisikan di kisaran HP BMW Motorrad, menggabungkan temperamen pemain supermotard dan sportifitas dari roadster. Dalam hal gaya, seluruh semangat BMW Motorrad ditranskripsi dengan garis yang terpahat dengan dinamis, sebuah karya teknis asimetri terlihat jelas pada keseluruhan sepeda motor ini.
Teman Kini Dapat Membantu Memulihkan Akun Facebook Anda yang Dibajak Hacker
Menjaga account online Anda aman tidak lah mudah. Sering kali, orang akan memilih kenyamanan atas keamanan. Dan bahkan dengan praktik keamanan terbaik bisa saja terjadi hal yang bisa salah. Lebih sering daripada tidak, ketika seorang penjahat maya dapat menguasai salah satu account Anda, Anda akan terkunci.
Sekarang, Facebook menawarkan cara untuk mendapatkan kembali akses ke akun Anda yang dibajak dengan memperluas ketersediaan Trusted Friends atau Teman Terpercaya, sekarang disebut Kontak Terpercaya (Trusted Contacts).
Kontak Terpercaya memungkinkan Anda untuk menunjuk beberapa teman Facebook yang akan dapat membantu Anda mendapatkan kembali account Anda jika Anda kehilangan password atau hacker mengambil alih akun Anda.
Idenya sederhana. Teman yang Anda pilih akan dapat memberikan Anda akses ke akun yang di bajak, didasarkan pada kenyataan bahwa mereka dapat memverifikasi bahwa Anda memang yang memiliki hak untuk mengakses akun tersebut.
Fitur ini telah ada sejak tahun 2011, tapi sekarang menjadi tersedia untuk semua pengguna. Namun di Indonesia mungkin belum tersedia, dan untuk menjalankan fitur ini, kita dapat memilih 3-5 kontak yang dapat dipercaya. Untuk pengaturannya dapat dilihat pada tab pengaturan keamanan.
Sebaiknya, ini adalah orang yang Anda kenal dalam kehidupan nyata, yang dapat Anda telpon atau bertemu langsung, atau setidaknya memiliki metode alternatif kontak dengan selain Facebook.
Setelah Anda membuat kontak yang dapat dipercaya, jika Anda pernah mengalami kesulitan login, Anda akan memiliki kontak terpercaya Anda sebagai pilihan untuk membantu. Anda hanya perlu menelepon kontak terpercaya Anda dan biarkan mereka tahu bahwa Anda perlu bantuan mereka untuk mendapatkan kembali akses ke akun Anda.
Masing-masing dari mereka bisa mendapatkan kode keamanan untuk Anda dengan petunjuk tentang cara untuk membantu Anda. Setelah Anda mendapatkan tiga kode keamanan dari kontak terpercaya, Anda dapat memasukkan kode tersebut ke dalam Facebook untuk memulihkan account Anda.
Jepang Berencana Membangun Elevator Dari Bumi ke Ruang Angkasa
Dapatkah Anda membayangkan jika Anda melangkah ke dalam lift, lalu menekan tombol "Space" dan beberapa waktu kemudian, Anda telah mengambang di luar angkasa! Terdengar keren atau apakah justru mengerikan? Ini mungkin terdengar gila tapi sekarang, salah satu perusahaan Jepang telah siap untuk mempertaruhkan uangnya pada gagasan ini. Kemampuan menyediakan lift langsung ke ruang angkasa akan membuka jalan baru bagi para ilmuwan, penelitian proyek NASA atau bahkan hiburan untuk umum.
Sebuah perusahaan Jepang bernama Obayashi Corp, kini tengah bersiap untuk membangun lift ke luar angkasa dan akan selesai pada tahun 2050. Obayashi berpikir bahwa NASA tidak bergerak cukup cepat sehingga mereka berencana untuk mengambil tanggung jawab dari melakukan hal besar berikutnya dalam penelitian ruang angkasa. Namun, saat ini kelayakan rencana dan kemampuan teknologi perusahaan masih belum diungkapkan. Panjang total lift akan mencapai 22000 mil dan akan menghubungkan bumi ke stasiun ruang angkasa. Stasiun bumi dan stasiun ruang angkasa akan terhubung bersama-sama melalui kabel. Stasiun luar angkasa juga akan bertindak seperti sebuah penyeimbang orbital untuk memegang kabel.
Lift akan membawa sekitar tiga puluh orang dan itu akan memakan waktu delapan hari untuk mencapai stasiun ruang angkasa. Selama perjalanan, pada setiap hari penumpang akan secara bertahap merasa seperti kehilangan berat badan dan terbang di langit. Lift akan naik ke kecepatan maksimum 125 mil per jam. Menurut Obayashi, kabel lift akan dibuat menggunakan nanotube karbon.
Proyek ini terdengar seperti fiksi, tapi hanya dalam 30 sampai 35 tahun, proyek sebesar triliunan dolar ini katanya akan selesai. Kita lihat saja, apakah proyek ambisius ini benar-benar terealisasi....... :)
Subscribe to:
Posts (Atom)










